Uang Masjid di Semin Hilang Saat Pembangunan Belum Rampung
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Logo Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan, pembangunan gedung di lingkup pemkab belum memiliki ciri khas tersendiri. Menurut dia, pembangunan masih bertema umum sehingga belum menunjukan karakter asli di Gunungkidul.
“Belum ada dan masih seperti biasa,” kata Sri kepada Harianjogja.com, Selasa (30/10/2018).
Meski belum ada keunikan dalam pembangunan, lanjut dia, sesuai dengan surat edaran dari bupati, ada ketentuan dalam pemasangan ornamen diharuskan menggunakan material asli dari Gunungkidul.
Sebagai contoh, pada saat akan memasang ornamen batu alam untuk memperindah kantor, pembangunannya harus menggunakan batu yang berasal dari wilayah sendiri.
“Kalau untuk bentuk bangunannya memang belum ada, tapi pada saat menambah ornamen ada ketentuan harus menggunakan material lokal,” tuturnya.
Ditambahkannya, hingga saat ini, gedung yang dibangun menunjukan karakter keistimewaan baru terlihat dalam pembangunan taman budaya di ringroad utara, Kota Wonosari.
“Kalau yang menunjukan karakteristik keistimewaan baru di taman budaya, sedang untuk yang lain belum ada ciri khas tertentu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.