Pilur Serentak Gunungkidul, 91 Calon Bertarung di 31 Kalurahan
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi/Twitter-Ireyogya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Peringatan Hari Sumpah pemuda dijadikan momentuk bagi generasi muda untuk lebih peduli di sektor pertanian. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi usai mengikuti upacara peringatan Sumpah Pemuda di Alun-Alun Wonosari, Senin (29/10/2018).
Menurut dia, partisipasi pemuda di bidang pembangunan sudah banyak, di antaranya bidang kepariwisataan atau kebudayaan. Namun, untuk sektor pertanian masih minim. Hal ini dibuktikan para petani yang didominasi orang tua.
“Kami berikan apresiasi para pemuda yang ikut mengembangkan kepariwisataan hingga budaya, tapi yang tak kalah penting sektor pertanian harus ikut diperhatikan,” kata Immawan kepada wartawan.
Dia menyakini, partisipasi pemuda di sektor pertanian akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan di bidang agraris ini. Selain sebagai proses regenerasi petani, campur tangan pemuda diharapkan membawa sentuhan moderenitas sehingga memberikan dampak baik terhadap sentra produksi pertanian.
“Kita berharap para pemuda mau ikut dalam perkembangan pertanian. Sebab dari sisi potensi masih sangat menjanjikan dan sangat prospek baik dari sisi ekonomi dan sosial,” tutur dia.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto tidak menampik jika kondisi petani didominasi oleh orang tua. Untuk menggerakan para pemuda untuk ikut terjun di dunia pertanian, dua mengaku sudah menyiapkan beberapa program. Salah satunya dengan meminta petugas penyuluh tani yang tersebar di desa-desa untuk membina tiga hingga empat pemuda tani.
“Kita akan terus melakukan sosialisasi karena peran pemuda sangat penting agar sektor pertanian tetap bisa berkembang,” katanya.
Selain itu, sambung Bambang, untuk kembangan juga menggerakan pemuda tani. Di dalam program ini, para pemuda diberikan bantuan khusus untuk pengembangan pertanian hortikultura.
“Sudah mulai dirintis seperti di Desa Kelor dan Bleberan,” katan mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkembunan ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.