Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, memberikan pengarahan dalam penilaian kinerja OPD beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo terus mempercepat realisasi program smart city dan quick win di Bumi Binangun. Saat ini bimbingan teknis (bimtek) penyusunan kedua program tersebut telah memasuki tahap akhir.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo, Rudiyatno, mengatakan tahap terakhir bimtek yang dilangsungkan pada Kamis (1/11/2018) hingga Jumat (2/11/2018) menghasilkan sebuah buku masterplan smart city yang disusun dengan melibatkan dan menampung usulan organisasi perangkat daerah (OPD). "Nantinya buku ini menjadi roadmap atau peta jalan program smart city di Kulonprogo," ujar Rudi, Jumat.
Dijelaskan Rudi, sebelum bimtek menuju smart city berakhir, jawatannya telah mengadakan kegiatan serupa yakni tahap pertama pada Juli, tahap kedua pada Agustus, serta tahap ketiga pada Oktober. Adapun pada tahap keempat akan difinalisasi masterplan smart city Kulonprogo. "Untuk memantapkan komitmen dan dukungan implementasinya Bupati dan seluruh kepala OPD menandatangani naskah komitmen pelaksanaan pembangunan smart city,” ujarnya.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, mengatakan wilayah Kulonprogo merupakan satu di antara 50 kabupaten/kota yang terpilih menjadi bagian dari program smart city. Dia berharap pelayanan Pemkab kepada masyarakat dapat lebih cepat, efisien, memudahkan warganya dalam aksebilitas, terutama pelayanan yang akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. "Diharapkan seluruh stakeholder konsisten, berkomitmen serta kompak melaksanakan Kulonprogo Smart City untuk Kulonprogo yang lebih baik," kata Hasto, Jumat.
Untuk menunjang kesuksesan program ini evaluasi ke seluruh OPD dilakukan tiap tiga bulan sekali. Hal ini juga untuk mempercepat implementasi quick win. "Sehingga OPD yang masih kuning dan merah bisa belajar lebih keras lagi,” ujar Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.