Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul mencatat sepanjang 2018 terdapat 88 korban meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan kejadian yang sama di 2017 dengan 79 korban jiwa.
Kepala Satlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko mengatakan jajarannya sudah berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Namun demikian, usaha tersebut belum optimal. Hal ini terlihat dari jumlah perbandingan kasus selama kurun waktu dua tahun terakhir.
Data kecelakaan lalu lintas di 2018 berjumlah 480 kasus. Sedangkan di tahun sebelumnya hanya sebanyak 453 kasus. Jumlah kasus kecelakaan yang meningkat juga berpengaruh terhadap jumlah korban jiwa. “Di 2017 jumlah korban meninggal mencapai 79 orang, tapi di 2018 meningkat menjadi 88 orang,” kata Mega, Sabtu (5/1/2019).
Dia menjelaskan kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa tidak hanya terjadi di jalur-jalur ramai. Namun di jalur yang relatif sepi juga sering terjadi kecelakaan. “Sebagai contoh kecelakaan tunggal truk pengangkut pakan yang mengakibatkan lima orang meninggal di Ngawen. Di jalur itu termasuk masih sepi, tapi karena kelebihan muatan dan kendaraan tidak sesuai peruntukan mengakibatkan korban fatal,” ungkapnya.
Mega menambahkan untuk menekan angka kecelakaan, jajarannya terus berkomitmen melakukan pencegahan. Selain terus menyosialisasikan keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas, antisipasi juga dengan menggencarkan razia. “Operasi penting karena dapat diketahui kendaraan yang digunakan sudah sesuai standar atau belum. Selain itu, juga memastikan adanya keselamatan bagi pengendara,” ujar dia.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengimbau kepada masyarakat uuntuk tertib saat berkendara. Menurut dia ketertiban sebagai salah satu upaya mengurangi risiko kecelakaan di jalanan. “Untuk mengurangi jumlah kecelakaan, tidak hanya tugas dari polisi, tapi masyarakat juga ikut berpartisipasi. Salah satunya, berkendara dengan alat keselamatan diri, mematuhi segala peraturan hingga tidak melanggar rambu-rambu yang ada,” katanya.
Ahmad menambahkan kecelakaan yang terjadi tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga memberikan dampak terhadap orang lain. “Jadi lebih baik melakukan antisipasi dengan terus berhati-hati saat berkendara,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.