Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II DIY memprediksi gelombang di kawasan pantai selatan akan kembali normal. Meski demikian, para pengunjung dan nelayaan diminta untuk tetap berhati-hati.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, meski terjadi puncak gelombang setinggi tiga pada Minggu (6/1/2019), kondisi di pesisir selatan Gunungkidul aman terkendali. “Kami bersyukur meski ada kenaikan tinggi gelombang semuanya masih aman-aman saja,” kata Marjono kepada Harianjogja.com, Minggu.
Menurut dia, berdasarkan prakiraan cuaca, dalam beberapa hari ke depan kondisi gelombang relatif normal karena tidak ada kenaikan. Meski demikian, ia tetap berharap kepada masyarakat, khususnya pengunjung dan nelayan untuk tetap berhati-hati agar tidak tertimpa musibah kecelakaan laut.
“Kewaspadaan itu sangat penting karena untuk keselamatan diri sendiri. Misal bagi pengunjung tidak bermain di area yang berbahaya,” ungkapnya.
Marjono mengatakan, untuk pengamanan pihaknya sudah menyiapkan personel dan siap memberikan bantuan pada saat terjadi peristiwa yang membutuhkan pertolongan. “Petugas kami siap membantu, tapi untuk memaksimalkan dalam mencegah terjadi hal-hal yang tak diinginkan juga butuh partisipasi dari masyarakat,” imbuhnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II DIY Surisdiyanto. Menurut dia, peristiwa laka laut di kawasan pantai sering kali terjadi karena faktor manusia. Salah satunya karena pengunjung tidak mengindahkan dan menghirauan peringatan dari petugas.
“Kami sudah sering memberikan peringatan untuk berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya, tapi sering kali pula pengunjung tidak menghiraukan,” katanya.
Sementara itu, untuk para nelayaan, Suris berharap pada saat melaut menggunakan alat pengaman diri seperti jaket pelampung. Menurut dia, jaket pelampung ini sangat bermanfaat pada saat terjadi kecelakaan seperti kapal terbalik.
“Keselamatan adalah hal yang utama. Jadi lebih baik mengantisipasi, salah satunya dengan menggunakan jaket pelampung pada saat mencari ikan di laut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.