Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II DIY memprediksi gelombang di kawasan pantai selatan akan kembali normal. Meski demikian, para pengunjung dan nelayaan diminta untuk tetap berhati-hati.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, meski terjadi puncak gelombang setinggi tiga pada Minggu (6/1/2019), kondisi di pesisir selatan Gunungkidul aman terkendali. “Kami bersyukur meski ada kenaikan tinggi gelombang semuanya masih aman-aman saja,” kata Marjono kepada Harianjogja.com, Minggu.
Menurut dia, berdasarkan prakiraan cuaca, dalam beberapa hari ke depan kondisi gelombang relatif normal karena tidak ada kenaikan. Meski demikian, ia tetap berharap kepada masyarakat, khususnya pengunjung dan nelayan untuk tetap berhati-hati agar tidak tertimpa musibah kecelakaan laut.
“Kewaspadaan itu sangat penting karena untuk keselamatan diri sendiri. Misal bagi pengunjung tidak bermain di area yang berbahaya,” ungkapnya.
Marjono mengatakan, untuk pengamanan pihaknya sudah menyiapkan personel dan siap memberikan bantuan pada saat terjadi peristiwa yang membutuhkan pertolongan. “Petugas kami siap membantu, tapi untuk memaksimalkan dalam mencegah terjadi hal-hal yang tak diinginkan juga butuh partisipasi dari masyarakat,” imbuhnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II DIY Surisdiyanto. Menurut dia, peristiwa laka laut di kawasan pantai sering kali terjadi karena faktor manusia. Salah satunya karena pengunjung tidak mengindahkan dan menghirauan peringatan dari petugas.
“Kami sudah sering memberikan peringatan untuk berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya, tapi sering kali pula pengunjung tidak menghiraukan,” katanya.
Sementara itu, untuk para nelayaan, Suris berharap pada saat melaut menggunakan alat pengaman diri seperti jaket pelampung. Menurut dia, jaket pelampung ini sangat bermanfaat pada saat terjadi kecelakaan seperti kapal terbalik.
“Keselamatan adalah hal yang utama. Jadi lebih baik mengantisipasi, salah satunya dengan menggunakan jaket pelampung pada saat mencari ikan di laut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1
SUV misterius Honda tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di Kanada. Desainnya berbeda dari CR-V saat ini dan memunculkan spekulasi soal hadirnya Accord SU
KAI menghadirkan promo spesial HUT Kemerdekaan RI ke-81 berupa diskon tiket kereta api ekonomi komersial sebesar 17% untuk keberangkatan 17 Agustus 2026.
Film Ketok Mejik tayang 13 Agustus 2026. Ananta Rispo, Tarra Budiman, Dodit Mulyanto bintangi komedi horor tentang bengkel terbelit utang dan palu sakti. Cek si