Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Objek wisata Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Minggu (6/1/2019)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tarif retribusi di objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bakal naik sebesar Rp1.000 pada Februari mendatang.
Kenaikan tarif ini berdasarkan Peraturan Bupati No.81/2018 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga serta Perbup No.82/2018 tentang Perubahan Kedua Juklak Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga.
Dalam kedua perbup itu disebutkan untuk Pantai Glagah, Pantai Congot, Pantai Trisik, Waduk Sermo, Gua Kiskendo dan Puncak Suroloyo tarif yang dipatok sebesar Rp6.000, naik Rp1.000 dari sebelumnya Rp5.000. Untuk kawasan Menoreh bagian barat dan Jatimulyo Rp2.000 sekali masuk. Di Nglinggo dan Tritis tarif yang dikenakan Rp3.000.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kulonprogo Sari Wulandari mengatakan kenaikan tarif ini untuk menyesuaikan tarif yang ada di daerah lain. Objek wisata di Kulonprogo selama ini termasuk masih rendah dalam mematok tarif retribusi.
“Dengan penyesuaian ini sekaligus menyetarakan tarif sesuai wilayah lain,” ucapnya, Selasa (29/1). Dispar saat ini gencar menyosialisasikan kenaikkan tarif kepada para pengelola wisata, di antaranya pemerintah desa wisata dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).
Sari menegaskan kenaikan tarif menuntur Dispar untuk lebih meningkatkan sarana prasarana dan fasilitas di objek wisata yang dikelola Pemkab. Adapun, hal itu hanya bisa dilakukan secara bertahap mengingat kemampuan keuangan Dispar tersebut minim. “Lihat dulu kemampuan Dispar seperti apa,” ucapnya.
Sekretaris Dispar Kulonprogo Rohedy Goenoeng mengatakan kebijakan menaikkan tarif ini sudah dipertimbangkan secara matang. Selain menaikkan tarif, pria yang kerapa disapa Goenoeng ini berharap dapat membuka objek wisata baru yang dapat dikelola pemerintah.
“Jadi pemerintah itu memilki objek wisata dengan tren baru semisal kebun bunga. Kalau saat ini yang dikelola masyarakat kan tarafnya kecil, nah bagaimana jika pemerintah juga membuat kebun bunga dengan luasan minimal lima hektare lalu dibuat diorarama dan keaneragaman hayati,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.
Tabrakan kereta barang dan bus di Bangkok, Thailand, menewaskan delapan orang dan melukai 32 korban di dekat Stasiun Makkasan.