MI YAPPI Natah Gunungkidul Dibakar, Polisi Temukan Botol Berisi Solar
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Ilustrasi persiapan UNBK./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk tingkat SMP dan sederajat masih dua bulan lagi. Namun demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memastikan persiapan telah mencapai 100% sehingga tinggal menunggu pelaksanaan.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan persiapan UNBK di Gunungkidul telah masuk tahap akhir. Untuk persiapan secara infrastruktur Disdikpora telah membagikan sebanyak 788 unit komputer ke 95 SMP dan sederajat. Pembagian ini selesai dilakukan pada Senin (25/2/2019). “Yang kami berikan tidak hanya komputer, tetapi juga server jaringan untuk mendukung UNBK. Harapannya dengan bantuan ini maka pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar,” kata Bahron saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.
Menurut dia untuk perangkat komputer tidak ada masalah, meski masih ada 27 sekolah yang belum memiliki fasilitas tersebut sehingga saat ujian harus menumpang ke sekolah lain. Namun demikian, kata Bahon, yang perlu diperhatikan adalah masalah jaringan Internet dan listrik. Sesuai dengan hasil evaluasi pelaksanaan UNBK tahun lalu, jaringan Internet dan listrik menjadi masalah karena sempat mengganggu kelancaran ujian. “Internet dan listrik sering menjadi masalah, tapi kami tetap berusaha agar semuanya lancar. Untuk listrik, kami berkoordinasi dengan PLN agar tak ada pemadaman saat ujian berlangsung. Untuk jaringan Internet di masing-masing sekolah ada programer dan operator yang terlatih,” katanya.
Untuk masalah kesiapan siswa juga tidak ada masalah karena sekolah terus melakukan persiapan. Bahron menuturkan sebelum ujian berlangsung ada enam kali simulasi dan hingga sekarang sudah terlaksana empat kali. “Simulasi penting karena selain membiasakan para siswa dengan aplikasi, juga untuk mempersiapkan para siswa secara materi agar saat ujian memperoleh nilai yang maksimal,” katanya.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Gunungkidul, Kisworo, mengatakan untuk sarana prasarana dalam UNBK tidak ada masalah. Pasalnya, semua persiapan telah dilaksanakan termasuk di dalamnya pembagian 788 unit komputer ke sekolah. “Selain pengadaan komputer, kami juga mengadakan server jaringan dengan total anggaran mencapai Rp7,3 miliar,” katanya.
Menurut dia ratusan unit komputer dibagikan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan UNBK di Gunungkidul. “Semua sudah siap dan tinggal mematangkan kesiapan para siswa dari sisi mental dan materi sehingga pada saat ujian dapat mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
PGN Gagas memperluas penggunaan CNG di Jogja dan Jawa Tengah. CNG diklaim bisa menghemat biaya energi hingga 30%.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan Zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD City
KMP Bontang Express II terbakar di area parkir Pelabuhan Ketapang. Kapal dalam kondisi off dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Di tengah pergerakan harga emas yang fluktuatif, Pegadaian menghadirkan solusi investasi yang aman dan terencana melalui produk Cicil Tabungan Emas.
Persija resmi mendatangkan Alexander Jeremejeff untuk dua musim. Striker Swedia itu membawa pengalaman Eropa dan ketajaman di lini serang.