Serangan Ubur-ubur di Pantai Gunungkidul Diprediksi Hingga September
Pengunjung kawasan pantai di Gunungkidul diminta untuk mewaspadai potensi serangan ubur-ubur. Diprediksi kemunculan hewan ini sampai pertengahan September 2026.
Ilustrasi persiapan UNBK./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk tingkat SMP dan sederajat masih dua bulan lagi. Namun demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memastikan persiapan telah mencapai 100% sehingga tinggal menunggu pelaksanaan.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan persiapan UNBK di Gunungkidul telah masuk tahap akhir. Untuk persiapan secara infrastruktur Disdikpora telah membagikan sebanyak 788 unit komputer ke 95 SMP dan sederajat. Pembagian ini selesai dilakukan pada Senin (25/2/2019). “Yang kami berikan tidak hanya komputer, tetapi juga server jaringan untuk mendukung UNBK. Harapannya dengan bantuan ini maka pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar,” kata Bahron saat ditemui di ruang kerjanya, Senin.
Menurut dia untuk perangkat komputer tidak ada masalah, meski masih ada 27 sekolah yang belum memiliki fasilitas tersebut sehingga saat ujian harus menumpang ke sekolah lain. Namun demikian, kata Bahon, yang perlu diperhatikan adalah masalah jaringan Internet dan listrik. Sesuai dengan hasil evaluasi pelaksanaan UNBK tahun lalu, jaringan Internet dan listrik menjadi masalah karena sempat mengganggu kelancaran ujian. “Internet dan listrik sering menjadi masalah, tapi kami tetap berusaha agar semuanya lancar. Untuk listrik, kami berkoordinasi dengan PLN agar tak ada pemadaman saat ujian berlangsung. Untuk jaringan Internet di masing-masing sekolah ada programer dan operator yang terlatih,” katanya.
Untuk masalah kesiapan siswa juga tidak ada masalah karena sekolah terus melakukan persiapan. Bahron menuturkan sebelum ujian berlangsung ada enam kali simulasi dan hingga sekarang sudah terlaksana empat kali. “Simulasi penting karena selain membiasakan para siswa dengan aplikasi, juga untuk mempersiapkan para siswa secara materi agar saat ujian memperoleh nilai yang maksimal,” katanya.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Gunungkidul, Kisworo, mengatakan untuk sarana prasarana dalam UNBK tidak ada masalah. Pasalnya, semua persiapan telah dilaksanakan termasuk di dalamnya pembagian 788 unit komputer ke sekolah. “Selain pengadaan komputer, kami juga mengadakan server jaringan dengan total anggaran mencapai Rp7,3 miliar,” katanya.
Menurut dia ratusan unit komputer dibagikan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan UNBK di Gunungkidul. “Semua sudah siap dan tinggal mematangkan kesiapan para siswa dari sisi mental dan materi sehingga pada saat ujian dapat mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengunjung kawasan pantai di Gunungkidul diminta untuk mewaspadai potensi serangan ubur-ubur. Diprediksi kemunculan hewan ini sampai pertengahan September 2026.
Kapten tim voli Venezuela Willner Rivas ditemukan meninggal bersama istri dan anaknya setelah tertimbun reruntuhan selama 11 hari akibat gempa La Guaira.
cara ampuh kosongkan memori HP tanpa hapus aplikasi: bersihkan cache, gunakan Google Files, dan kelola file WhatsApp. Simak langkah-langkahnya di sini!
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Disdikpora Bantul menyiapkan regrouping satu SD negeri di Dlingo yang terus kekurangan murid dan tidak membuka pendaftaran siswa baru pada SPMB 2026.
Osmar Loss dikabarkan lebih dekat ke Dewa United sebagai pelatih baru. Jurnalis Italia bantah rumor Loss ke Persib Bandung. Simak update bursa transfer Liga.