TBM Sleman Didorong Jadi Pusat Informasi dan Jurnalistik Warga
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Proyek JJLS/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Pembangunan Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) akan terus dilanjutkan tahun ini. Menurut rencana, kelanjutan proyek tersebut akan dimulai awal April 2019 mendatang.
Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Joko Satrio mengatakan proyek pembangunan JJLS dengan anggaran multiyears masih menunggu penandatangan kontrak. "Untuk tahun anggaran 2019 hingga 2021 rencananya akan dilaksanakan awal April. Kami masih menunggu penandatanganan kontrak," katanya, Senin (25/2/2019).
Tahun 2019 ini, ada dua ruas jalan yang akan dilakukan pembangunannya. Meliputi ruas jalan Jerukwudel - Baran - Duwet sepanjang 10 kilometer dan ruas jalan Legundi - Planjan sejauh 4,7 kilometer. Pihaknya juga masih menyiapkan kelanjutan proyek JJLS setelah berakhir. "Masih digodok, belum final," katanya.
Dia menyebut jika proyek JJLS merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang harus diselesaikan seperti halnya bandara NYIA, pembangunan underpass di Kulonprogo dan Kentungan untuk mendukung keberadaan bandara NYIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pegiat TBM Sleman didorong memperkuat kemampuan jurnalistik agar mampu mengangkat potensi, kegiatan, dan gagasan masyarakat melalui narasi yang menarik.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.