Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Mei 2026 Lengkap, Ada Layanan Malam!
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ilustrasi sampah plastik/Picture-Alliance-Photoshot
Harianjogja.com, JOGJA--Carut marut penanganan sampah yang sejak beberapa tahun lalu terjadi di wilayah DIY menjadi keprihatinan Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIY. Mereka segera merekomendasikan kepada Pemda DIY sejumlah cara mengatasi masalah sampah.
Ketua LOD DIY Suryawan mengatakan kasus menumpuknya sampah saat ini menjadi titik kulminasi belum adanya solusi penanganan sampah jangka panjang yang dilakukan oleh Pemda DIY. LOD, katanya, akan menawarkan sejumlah ide untuk menyelesaikan penanganan sampah.
"Kami juga akan mengumpulkan sejumlah pihak terkait penanganan sampah ini agar tidak terus berlarut," katanya saat jumpa pers di Kantor LOD DIY, Kamis (28/3/2019).
Menurutnya, pengelolaan sampah harus diurai dan menemukan teknologi yang tepat untuk menanganinya. Ini perlu didukung oleh kebijakan teknis, seperti mendorong OPD terkait untuk menciptakan para produsen sampah (masyarakat/institusi) untuk memilah sampah sejak dari hulunya.
"Jangan sampai masalah sampah menjadi problem yang seolah-olah terabaikan. Harus ada solusi yang dilakukan oleh pemerintah," katanya.
Komisioner Ombudsman DIY Fajar Wahyu Kurniawan menyarankan lima poin untuk menangani masalah sampah di DIY. LOD mendorong agar Pemda melakukan pengolahan sampah menjadi energi. Hal itu bisa dilakukan dengan membangun pembangkit listrik tenaga sampah.
"Poin ini yang paling kami rekomendasikan kepada Pemda DIY selaku regulator dan pihak yang bertanggungjawab atas pengelolaan TPST Piyungan," katanya.
Jika itu tidak bisa dilakukan, LOD mengusulkan pengolahan sampah menggunakan mesin hidrotermal. Pengolahan ini menggunakan teknik, di mana sampah dimasukkan pada reaktor dengan suhu bertekanan tinggi. Sampah akan hancur dan limbah cairannya dapat dijadikan sebagai pupuk.
"Bisa juga, sampah di TPST dijadikan pembriketan dan biomasa yang berasal dari limbah hewan atau tumbuhan," katanya.
Pengolahan sampah juga bisa dilakukan dengan cara pirolisis sampah ban. Atau, pengolahan sampah dengan cara pirolisi sampah plastik dengan mendaur ulang kembali sampah plastik yang sulit terurai. "Selain didaur ulang menjadi produk plastik, bisa juga dijadikan bahan bakar," tambahnya.
Seluruh usulan tersebut, katanya, akan dibahas lebih lanjut dengan pemerintah maupun akademisi untuk mencari jalan keluar terkait penanganan sampah di DIY. "Minggu depan kami akan bertemu dengan tim yang konsen dengan sampah ini. Ini untuk merumuskan penanganan yang lebih baik untuk kemaslahatan warga DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.