UNBK 2019: Total Peserta Cuma 5 Orang, Dua SMA di Bantul Ini Numpang di Sekolah Lain

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Senin, 01 April 2019 14:37 WIB
UNBK 2019: Total Peserta Cuma 5 Orang, Dua SMA di Bantul Ini Numpang di Sekolah Lain

Ilustrasi persiapan UNBK./Solopos-M. Ferri Setiawan

Harianjogja.com, BANTUL—Tak hanya enam sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bantul yang menumpang ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sekolah lain, namun dua sekolah menengah atas (SMA) di Bumi Projotamansari ini juga harus menumpang UNBK karena jumlah siswa sedikit.

Kedua SMA yang menumpang UNBK tersebut, yakni SMA Patria dan SMA Tumbuh. Total peserta UNBK dari kedua sekolah terebut hanya lima orang, "Digabung ke SMA 1 Sewon," kata Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) wilayah Bantul Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), DIY, Suhirman, saat memantau proses UNBK SMA di SMA 3 Bantul, Senin (1/4/2019).

Suhirman mengatakan total peserta UNBK SMA di Bantul yang tercatat sebanyak 4.633 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 19 SMA negeri dan 17 SMA swasta. Sejauh ini di hari pertama UNBK tidak ada kendala berarti yang menghambat proses UNBK.

Hanya di SMA 1 dan SMA 2 sempat ada pemadaman listrik selama lima menit. Hingga berita ini diturunkan dia belum tahu penyebab pastinya, namun listrik sudah menyala kembali dalam lima menit. Kedua SMA negeri tersebut juga sudah memiliki genset maing-masing sehingga kondisinya aman ketika terjadi gangguan listrik.

"Walaupun kondisinya terang, keberadan genset sangat penting dan sudah kami imbau sejak jauh-jauh hari aar sekolah menggunakan genset sebagai antisipasi," ujar Suhirman.

Selain dua sekolah yang menumpang UNBK. Dalam UNBK SMA ini pihaknya mengajukan soal teks untuk siswa berkebutuhan khusus, khusus untuk materi listening pelajaran bahasa Inggris, yakni di SMA 1 Dlingo dan SMA Muhammadiyah 1 Bantul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online