Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Caption Kapolsek Gondomanan, Kompol N Lotama (kiri) memperlihatkan barang bukti berupa kapak, salah satu sajam yang dibawa tersangka saat kejadian, dalam rilis Selasa (9/4/2019). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-- Tersangka penggunaan senjata tajam (sajam) ditangkap polisi dan diamankan di Polsek Gondomanan. Tersangka berinisial YKK, 28, asal Magelang bersama saksi 16 yang merupakan keponakannya sendiri. Sedangkan korban adalah mahasiswa asal jambi dan Lombok. Hal ini diungkapkan Kapolsek Gondomanan, Kompol N Lotama dalam rilis yang dibacakan, Selasa (9/4/2019).
Kejadian berlangsung Minggu (7/4/2019) di Titik Nol Jogja sekitar jam 3.45 pagi. Tersangka yang berboncengan dengan saksi melintas UII Taman Siswa. Tersangka kemudian bertemu korban, yakni tiga orang mahasiswa mengendarai dua motor. Saat itu, tersangka menanyakan korban membawa apa dalam tasnya.
Korban yang saat itu membawa kamera dalam tas, dan terkejut ditanyai orang asing, langsung memacu motornya. Tersangka pun mengejarnya melintasi jalan Taman Siswa dan Pasar Sentul. Sampai di Titik Nol Jogja, tersangka menabrak motor lain dan terjatuh. Saat itu ia langsung mengacungkan pedang yang ia bawa.
Saat itu juga korban berteriak minta tolong. Kondisi Titik Nol waktu itu masih ramai, orang-orang yang sedang menongkrong di situ pun mendatangi tersangka dan menghajarnya. Saat itu polisi langsung mendatangi TKP dan mengamankan tersangka.
Polisi menduga tersangka pada waktu kejadian sedang dalam pengaruh minuman keras. Waktu ditanya, tersangka tidak bisa menjelaskan apa motif ia menanyakan korban membawa apa. ia hanya mengaku karena kesal motornya disalip oleh korban.
Di dalam tasnya, tersangka membawa dua sajam, yakni pedang dan kapak. Waktu kejadian, ia mengaku hendak ke Bantul dan menggunakan sajam itu untuk menagih utang. Berdasarkan keterangan polisi, tersangka adalah pengangguran dan sedang butuh uang karena istrinya hamil.
Karena belum sempat beraksi, polisi belum bisa memperkirakan apakah ia ingin melakukan perampasan. Ia dijerat dengan UU Darurat No. 12/1951 tentang Senjata Tajam, dengan ancaman 10 tahun penjara. Sedangkan orang yang ia bonceng statusnya masih saksi, karena mengaku tidak tahu jika tersangka membawa sajam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta tips hindari antrean.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan terhubung ke seluruh Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.