Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, WONOSARI--Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat akan dilaksanakan mulai Senin (22/4/2019). Sekolah pun diminta menyediakan genset untuk antisipasi ganguan kelistrikan sehingga pelaksanaan ujian tetap berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharga Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, untuk kesiapan untuk UNBK telah selesai dilakukan. Ia mengklaim pihak sekolah pun sudah siap menggelar ujian yang berlangsung selama empat hari ini.
“Ujian akan digelar Senin [22/4/2019] hingga Kamis [25/4/2019]. Saya kira sekolah sudah siap karena pelaksanaan UNBK sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun,” kata Bahron kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).
Dia menjelaskan, kesiapan untuk menggelar UNBK tidak hanya dari sisi siswa. Pasalnya, kesiapan juga menyangkut masalah sarana prasarana pendukung seperti jaringan internet komputer hingga memastikan jaringan listrik tetap tersedia saat ujian berlangsung.
“Semua sudah siap. Untuk komputer, kami sudah distribusikan 700 unit komputer ke sekolah-sekolah. Selain itu, untuk antisipasi jaringan listrik padam, sudah koordinasi dengan PLN agar selama ujian tidak ada kegiatan pemadaman,” ungkapnya.
Meski demikian, Bahron menambahkan, bahwa pihak sekolah harus tetap mengantisipasi terkait dengan masalah jaringan listrik. Salah satu antisipasi dapat dilakukan dengan menyewa genset agar pada saat ada listrik putus dapat diganti dengan genset sehingga pelaksanaan ujian tidak terganggu.
“Tahun lalu sempat ada masalah dengan jaringan listrik. Jadi, agar tidak terulang kembali, kami sudah menginstruksikan ke sekolah untuk menyediakan genset,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah ini.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Wonosari, Mulyadi mengatakan, untuk pelaksanaan UNBK, pihak sekolah menyewa genset. Kebijakan tersebut bertujuan agar kejadian mati lampu di 2018 tidak terulang kembali di tahun ini.
“Tahun lalu ujian sempat terganggu karena mati lampu. Jadi, tahun ini kami sewa genset agar pada saat mati lampu terjadi, ujian tidak terganggu,” kata Mulyadi.
Dia menambahkan, secara umum persiapan UNBK telah seratus persen sehingga tinggal pelaksanaan. “Semua sudah disiapkan dan mudah-mudahan semua berjalan lancar, para siswa dapat memperoleh hasil yang maksimal,” ungkpanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor