Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia- Nurul Hidayat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mempermasalahkan adanya perhitungan di internal partai terkait dengan raihan suara dan peta sebaran kursi DPRD hasil Pemilu 2019. Meski demikian, hasil resmi masih menunggu perhitungan KPU di tingkat kabupaten.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan hingga saat ini perhitungan surat suara masih dilakukan di tingkat kecamatan. Dari 18 kecamatan di seluruh Gunungkidul, sampai Rabu (24/4/2019) siang yang menyelesaikan perhitungan baru tujuh kecamatan masing-masing Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Rongkop, Patuk, Nglipar dan Ngawen. Sebanyak 11 kecamatan lainnya masih menyelesaikan rekapitulasi. "Jadwal perhitungan di tingkat PPK berakhir Sabtu [4/5/2019], tetapi kami berharap bisa selesai Sabtu [27/4/2019]," kata Hani, Rabu.
Dia berharap kepada petugas PPK yang merekapitulasi suara lebih teliti dan berhati-hati sehingga dalam penghitungan tidak terjadi kesalahan. Selain itu, kondisi fisik petugas harus dijaga agar tidak bermasalah dengan kesehatan. "Selama pemilu ada tiga petugas KPPS yang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan," katanya.
Disinggung mengenai perhitungan suara di internal partai, Hani tidak mempermasalahkan karena hal tersebut merupakan hak partai. Terlebih, caleg maupun parpol juga ingin mengetahui hasil perolehan suara dalam pemilu. Meski demikian, Hani menegaskan bahwa hasil perhitungan itu tidak bisa menjadi acuan pasti karena keputusan resmi masih menunggu selesainya rekapitulasi di tingkat kabupaten. "Nanti setelah perhitungan selesai baru terlihat berapa jumlah suara partai hingga sebaran kursi Dewan yang diperoleh masing-masing partai," katanya.
Politikus Partai Golkar yang juga caleg DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S, membenarkan bahwa perhitungan partai masih bersifat perkiraan. Sebagai caleg dari dapil 5 ia mengaku melakukan perhitungan internal di tingkat partai untuk mengetahui gambaran hasil dari pemilu. "Kami ingin cepat tahu apakah lolos menjadi anggota Dewan atau tidak. Jadi, sebelum ada perhitungan resmi KPU, partai juga menghitung saat rekapitulasi di tingkat TPS," katanya.
Meski sudah ada gambaran hasil di setiap dapil, parpol maupun caleg akan menunggu hasil resmi dari KPU. "Contohnya di dapil 5, gambaran siapa lolos menjadi anggota Dewan masih harus dipastikan melalui perhitungan di KPU," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.
Veda Ega Pratama bangkit dari insiden crash saat kualifikasi dan finis ke-11 pada Moto3 Jepang 2026. Pembalap Indonesia itu meraih 5 poin penting jelang Moto3 M
Tesla menghapus radio FM dan DAB pada Model 3 RWD baru di Australia. Pengguna kini mengandalkan TuneIn berbasis internet.
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen