CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Rapat Anggota DPR di Gedung DPR RI. /Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA- Rekapitulasi suara untuk Pileg di wilayah DIY masih terus berlanjut. Masing-masing calon anggota legislatif (Caleg) harap-harap cemas menunggu proses penghitungan suara.
Caleg dari PDIP dari Dapil DIY untuk DPR RI, Idham Samawi mengatakan meskipun rekapitulasi suara sementara menunjukkan capaian suara PDIP cukup tinggi namun hingga kini masih belum terlihat siapa yang bisa melanggeng ke Senayan.
"Proses penghitungan suara sampai saat ini belum selesai. Sampai saat ini data diinternal yang masuk baru 52 persen. Saya masih belum tahu peluangnya, saya masih menunggu," kata Idham kepada Harianjogja.com, Kamis (26/4/2019) malam.
Idham menjelaskan, pada Pemilu 2019 ini PDIP DIY menargetkan minimal dua kursi untuk DPR RI. Target yang sama juga dilakukan pada Pemilu 2014. Meski demikian, pada Pemilu 2019 ini PDIP mengupayakan untuk menambah satu kursi lagi.
"Hanya saja sampai saat ini masih juga dilakukan PSU [pemungutan suara ulang] di beberapa TPS. Jadi kami masih menunggu rekapitulasi suaranya. Yang jelas target kami menang di semua wilayah," papar mantan Bupati Bantul itu.
Hal senada disampaikan oleh Caleg Partai Golkar Gandung Pardiman. Hingga Kamis malam, katanya, perolehan suara untuk Caleg DPR RI untuk Dapil DIY di Golkar terus dilakukan diinternal partai. Apalagi, jumlah suara yang masuk untuk DPR RI untuk Dapil DIY cukup ketat. "Golkar masih rebutan kursi ke 8 dengan PDIP. Sebab jumlah kursi untuk Dapil DIY ke DPR RI hanya delapan kursi," katanya.
Sampai saat inipun Gandung belum bisa memastikan apakah suara Golkar masih bisa mengirimkan satu kursi untuk DPR RI. "Data [di internal] kami baru masuk 73 persen. Jadi masih belum tahu siapa yang ke Senayan. Soalnya suara masih saling ngejar," tandasnya.
Terpisah, Caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY Sukamta juga tidak ingin berandai-andai. Dia memilih menunggu hasil perolehan suara untuk memastikan diri kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. "Pengurus [PKS] masih melakukan perekapan. Kami [para Caleg] masih belum dikasih tahu suaranya," kata Sukamta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.