Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja Tyas Ning Handayani Santi (kiri) dan Kepala IZI DIY, Sutarto (kanan) memotong pita saat peluncuran program Lapak Berkah IZI DIY, di Kantor IZI DIY, Senin (30/4/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pengembangan ekonomi masyarakat menjadi salah satu fokus program kerja Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) DIY. Melalui program Lapak Berkah yang baru diluncurkan, Senin (30/4/2019), IZI DIY berupaya terus mengembangkan perekonomian masyarakat.
Kepala IZI DIY, Sutarto mengatakan melalui Lapak Berkah, lembaganya berupaya merangkul para pelaku usaha kecil yang memerlukan bantuan. Wujud dari bantuan tersebut adalah berupa tunjangan modal dan gerobak usaha. "Kami menyesuaikan, kalau gerobak mereka sudah rusak, kami beri gerobak," katanya.
Kali ini, jumlah pelaku usaha yang menerima bantuan dari program Lapak Berkah berjumlah 10 orang yang berasal dari masyarakat Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Jogja. Sutarto mengatakan setiap periode pencairan bantuan, lembaganya memang mematok kuota 10 orang yang sebelumnya telah diseleksi melalui survei yang dilakukan oleh IZI DIY. “Kali ini adalah angkatan [periode] ke dua. Kami sengaja mengambil dari satu wilayah, agar mudah saat harus dikumpulkan dalam forum,” ucap Sutarto seusai peluncuran Lapak Berkah di Kantor IZI DIY, Senin (30/4/2019).
Selain bantuan modal dan gerobak, para penerima Lapak Berkah juga akan didampingi oleh IZI selama enam bulan. Selama itu, mereka akan dilatih kewirausahaan, khususnya yang terkait dengan pembukuan dan administrasi. "Biar bisa memisahkan mana yang untuk belanja, mana yang harus disimpan," kata Sutarto.
Camat Tegalrejo, Riyanto Tri Nugroho, mengaku sangat senang dengan adanya program Lapak Berkah. Dia berharap dengan program ini bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat, khusunya di bidang ekonomi.
Riyanto mengimbau IZI DIY selalu berkoordinasi dengan kelurahan terkait dengan pelaksanaan program. Dengan begitu program tersebut bisa lebih efektif dan merata. "Biar enggak dobel [penerima program bantuan]," katanya.
Salah satu penerima program Lapak Berkah, Muarofah, pun mengaku senang bisa mendapat bantuan dari IZI DIY untuk menjalankan usahanya, yakni soto ayam. “Setiap harinya, saya biasa jualan di daerah Karangwaru Lor [Kecamatan Tegalrejo],” ucap dia.
Dia mengaku menerima kabar soal Lapak Berkah sekitar sebulan lalu dari Ketua RT di rumahnya. Sebelum berjualan soto, ia juga berjualan jajanan pasar. "Semoga dengan Lapak Berkah ini bisa meningkatkan perekonomian keluarga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Inter Milan kalahkan Manchester City lewat adu penalti 3-1 di Hong Kong. Gol Divin Mubama dan Pavard, tiga penendang City gagal.
Jennie BLACKPINK tampil di konser Tame Impala Boston dengan busana gotik transparan. Dracula (Remix) dibawakan langsung pertama kali. Pro-kontra pun terjadi.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Christopher Nolan sebut AI seperti Kuda Troya kaca, semua bisa lihat bahayanya. Ia juga soroti skeptisisme generasi muda terhadap AI.
Pengalaman menarik dirasakan Joko Sunarno warga Borangan, Manisrenggo, Klaten yang tinggal di Yogyakarta saat mendampingi istrinya sakit.