Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi ijazah/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 450 blanko ijazah siswa sekolah menengah pertama (SMP) dibakar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul.
Pemusnahan itu dilakukan di halaman Kantor Disdikpora Bantul, Rabu (8/5/2019). Proses pemusnahan ratusan ijazah tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko, para kepala bidang, dan kepala seksi beserta staf di Disdikpora. Pemusnahan itu juga dihadiri kepolisian dan kejaksaan.
Kepala Bidang Pendidikan SMP Disdikpora Bantul, Mudiyono, mengatakan blanko ijazah yang dibakar tersebut adalah ijazah Tahun Ajaran 2017-2018 yang salah penulisan nama atau tanggal lahir sehingga dikumpulkan kembali kemudian dimusnahkan agar tidak disalahgunakan.
Pemusnahan ijazah itu diakui Mudiyono juga sesuai surat perintah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1186/D3/KP/2019. Pihaknya diminta untuk memusnahkam sisa blanko sebelum mengajukan blanko ijazah baru untuk Tahun Ajaran 2018-2019.
"Berita acara pemusnahan akan kami kirim ke pusat sebagai syarat dikirimnya blanko ijazah baru 2018-2019," kata Mudiyono kepada Harian Jogja, Rabu (8/5).
Mudiyono mengatakan pemusnahan ijazah di Disdikpora Bantul ini sejauh yang dia ketahui baru pertama kalinya. Biasanya, kata dia, pemusnahan blanko ikazah dilakukan di pusat san tingkat provinsi.
Kendati demikian dia tidak terlalu mempersoalkan karena pemusnahan itu sudah ada surat perintahnya.
Sementara itu jumlah blanko ijazah SMP yang diajukan ke Pusat tahun ini sebanyak 12.643 lembar. Jumlah tersebut sudah sesuai dengan jumlah siswa SMP yang mengikutu ujian nasional berbasis komputer (UNBK), beberaa waktu lalu.
"Kami mengajukan sesuai jumlah siswa yang akan lulus tahun ini. Kelebihannya untuk mengantisipasi kesalahan tulis nnti biar pusat, " ujar Mudiyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.