UMKM Bisa Dapat Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce, Ini Syaratnya
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, SLEMAN--Sebanyak 727 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Kali ini, CPNS didominasi formasi fungsional pendidikan.
"Kami mengusulkan 727 formasi. Jika mengacu aturan pemerintah maka komposisinya yaitu terdiri dari 220 formasi untuk aparatur sipil negara dan 507 formasi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)," kata Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sleman, Suyono di Sleman, Rabu (12/6/2019).
Menurut dia, jumlah tersebut baru berupa usulan yang diajukan ke pusat, dan masih bisa berubah.
"Ini baru usulan saja, jumlahnya bisa berubah sesuai keputusan dari pemerintah pusat," katanya.
Sebelumnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menerbitkan surat tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2019 bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Dalam surat Menteri PANRB tersebut, dijelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyampaikan usulan kebutuhan formasi ASN untuk tahun ini.
Suyono mengatakan, rincian formasi yang dibutuhkan Pemkab Sleman pada 2019 adalah untuk fungsional kesehatan sebanyak 291 formasi, fungsional pendidikan sebanyak 317 formasi, teknis 31 formasi dan jabatan pelaksana sebanyak 58 formasi.
"Kami masih menunggu bulan ini untuk kejelasannya. Berapa yang disetujui," katanya.
Ia mengatakan, usulan yang diajukan pada dasarnya belum bisa mencukupi kebutuhan pegawai di Pemkab Sleman. Namun, mengingat dari aturan pemerintah pusat yang mengharuskan daerah bisa menggaji CPNS dengan APBD maka diputuskan hanya 727 saja yang diusulkan.
"Termasuk juga dengan persyaratan untuk PPPK yang mendaftar CPNS masih harus menunggu dari pusat. Kami sudah koordinasi dengan Bupati dan instansi terkait, kalau dari usulan segitu untuk gaji masih aman dan masih mampu untuk menggaji," katanya.
Menurut dia, saat ini di Sleman masih membutuhkan 14.947 ASN. Namun melihat kondisi sampai Mei hanya ada 9.280 ASN. Sehingga masih kurang sebanyak 5667 pegawai.
"Solusinya ya tetap mengoptimalkan pegawai yang ada, memang masih kurang. Seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang harus melayani sekian ratus orang per hari, tentu masih kurang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.