Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Ilustrasi./ Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul bakal membangun kawasan olahraga terpadu di kawasan Gelanggang Olaharaga (Gor) Handayani, Dusun Jeruksari, Kepek, Wonosari. Di kawasan ini nantinya ada berbagai fasilitas olahraga mulai dari sepak bola, tenis, renang, memanah hingga menembak.
Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Gunungkidul, Irfan Ratnadi, mengatakan keberadaan Gor Handayani saat ini sudah tidak representatif lagi. Hal ini terlihat dari infrastrukur hingga sarana parkir yang tak memadai.
Oleh karena itu dimunculkan ide untuk membangun kawasan olahraga terpadu. Implementasi dari ide itu, tahun ini Disdikpora bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyusun masterplan kawasan. “Masih proses dan mudah-mudahan selesai di akhir tahun ini,” kata Irfan, Selasa (11/6/2019).
Kawasan ini nantinya akan ada berbagai cabang olahraga mulai dari sepak bola, renang, panahan, menembak, voli hingga jogging track. “Semua dipusatkan jadi satu dan tempat olahraga yang tersebar saat ini seperti tenis dan voli pantai di dekat taman kuliner akan dipindahkan ke sana. Selain itu, keberadaan stadion juga akan dibangun ulang dengan konsep yang lebih modern,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.