Advertisement
Sleman Siapkan 1.300 Hektare untuk Tanam Tembakau
Advertisement
[caption id="attachment_401432" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/29/sleman-siapkan-1-300-hektare-untuk-tanam-tembakau-401431/tembakau-petani-desi-suryanto" rel="attachment wp-att-401432">http://images.harianjogja.com/2013/04/tembakau-petani-Desi-Suryanto-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto Petani Tembakau
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto[/caption]
SLEMAN—Petani tembakau di Sleman bersiap menanam tembakau. Cuaca panas pada tahun ini akan mendukung produk tembakau berkualitas di Sleman.
Advertisement
Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTDI) Sleman, Suwarji mengatakan saat ini petani sedang mempersiapkan lahan penanaman. Setidaknya menurut data yang ada pada dirinya, ada 1.300 hektare lahan pertanian yang disiapkan untuk menanam tembakau.
“Kami sudah siap menanam tembakau jenis bligon dan grompol. Penanaman jenis bligon nanti akan dilakukan sekitar bulan Mei dan Juni, sedangkan jenis grompol akan dilakukan pada Juni,” jelas Suwarji saat dihubungi Harian Jogja, Senin (29/4).
Suwarji menambahkan, terdapat sentra tanaman tembakau, antara lain di Kecamatan Tempel, Sleman, Kalasan, Ngaglik, Prambanan dan Ngemplak. Sedangkan jumlah petani tembakau saat ini mencapai 10.000 orang.
Di Kecamatan Kalasan biasanya waktu tanam tembakau agak mundur karena petani biasa menggunakan pola tanam padi-padi-tembakau. Sedangkan di sini yang marak adalah tembakau jenis bligon. “Tembakau jenis ini masa panennya memang lebih lama tapi disuka pabrik. Hal ini karena warna dan aromanya lebih mantap,” kata Suwarji.
Sementara itu salah satu petani tembakau asal Kalasan, Nur Hidayat mengaku memang di tempatnya masih belum mulai menanam tembakau. Kini masih baru saja panen padi.
“Baru saja panen padi. Tembakau mungkin baru tanam bulan depan. Sebab untuk menyiapkan lahan paling tidak butuh waktu sebulan,” kata Nur Hidayat.
Nur Hidayat berharap harga tembakau kali ini tidak sepeti tahun 2012 lalu. Terlebih isu soal tembakau juga sudah mulai memudar dan pabrik sudah mulai menanti panen.
“Kami berharap harga tembakau tahun ini bisa stabil. Janga seperti tahun lalu, tembakau kualitasnya bagus namun harganya malah turun drastis,” kata Nur Hidayat.
Nur Hidayat mengaku di Kalasan akan menyiapkan lahan sampai ratusan hektare untuk menanam tembakau ini.
“Setiap musim tembakau, hampir semua petani di sini akan menanam tembakau dan palawija. Tahun ini kelihatannya akan lebih banyak tembakau yang ditanam,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Siap Rombak Direksi Bank Himbara Demi Ekonomi Nasional
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Stigma Sosial Hambat Penemuan Kasus TBC di Kulonprogo
- Ribuan Ternak Bantul Disuntik Vaksin PMK Sejak Awal 2026
- Dana Hibah Pariwisata Sleman Diduga Dongkrak Elektabilitas Kustini
- ASN Sleman Telat Bayar Pajak Kendaraan Terancam Tak Bisa Absen
- KPU Jogja Pindah ke Eks KPP Sultan Agung, Butuh Dana Rp5,7 M
Advertisement
Advertisement



