Transaksi Pasar Modal di DIY Pulih, Capai Rp262 Miliar

25 September 2013 12:24 WIB Jogja Share :

[caption id="attachment_450894" align="alignleft" width="450"]http://images.solopos.com/2013/09/pasar-modal-bisnis-indonesia.jpg">Ilustrasi pasar modal (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)http://images.solopos.com/2013/09/pasar-modal-bisnis-indonesia.jpg" width="450" height="300" /> Ilustrasi pasar modal (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Transaksi pasar modal di DIY berangsur pulih setelah beberapa waktu sebelumnya sempat fluktuatif.

Ketua Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) DIY Irfan Noor Riza mengatakan beberapa minggu terakhir, transaksi pasar modal di DIY cenderung fluktuatif. Namun beberapa hari terakhir transaksi mulai pulih seiring dengan sentimen positif bursa global.

"Beberapa minggu kemarin ada sentimen negatif dari bursa global yang berdampak ke bursa Indonesia, baru beberapa hari ini mulai pulih kembali seiring adanya stimulus The Fed dan sentimen positif bursa global sehingga investor asing banyak yang masuk kembali," ujar dia, Selasa (24/9/2013).

Dia menjelaskan, pada 2013 ini, transaksi pasar modal di DIY sebenarnya cenderung fluktuatif. Pada Januari hingga Maret 2013, jumlah transaksi masih berkisar Rp200 miliar dan tertinggi terjadi pada Maret 2013 yang mencapai Rp262 miliar.

"Tapi ada penurunan cukup signifikan di April, dimana transaksi hanya mencapai Rp190 miliar," kata dia.

Jumlah tersebut, menurut dia, terus menurun hingga Juli lalu yang hanya mencapai Rp158 miliar dengan jumlah investor mencapai 5.634.

Penurunan tersebut, menurut dia dipengaruhi oleh pasar global yang beberapa waktu terakhir juga mengalami penurunan. Namun, pada September ini, transaksi diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan membaiknya kondisi pasar global.