PEMILU 2014 : Tak Ada Cadangan, Kotak Suara Rusak akan Diperbaiki

JIBI/Harian Jogja/Desi SuryantoPekerja KPU Kota Yogyakarta merakit kembali kotak suara di Gudang Penyimpanan KPU Kota Yogyakarta di Tegalturi, Yogyakarta, Rabu (26/02 - 2014). Sebanyak 2812 kotak suara dirakit kembali untuk memenuhi logistik pemilu untuk 953 tempat pemungutan suara (TPS) se/kota Yogyakarta pada pemilu 2014. Perakitan dijadualkan akan selesai pada 6 Maret 2014.
27 Februari 2014 14:15 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Komisioner KPU Bantul Divisi Logistik, Didik Joko Nugroho menyatakan, lembaganya tidak mempunyai kotak suara cadangan karena sesuai aturan tidak dibolehkan.

Cadangan yang dimiliki yakni surat suara cadangan. Padahal, sebagian kotak suara yang ada saja hasil meminjam dari daerah lain seperti Kota dan Kabupaten Kulonprogo.

Namun, ia meyakinkan ratusan kotak suara yang rusak tersebut kemungkinan besar dapat diperbaiki.

"Kemungkinan masih bisa diperbaiki, misal pegangan kotak suara lepas, nanti bisa dipasang lagi, kami akan inventarisir kotak yang rusak itu," terang Didik, Rabu (26/2/2014).

Bila terjadi kemungkinan terburuk, sejumlah kotak suara ternyata tetap tidak bisa diperbaiki. KPU, kata dia, akan segera mengajukan tambahan kotak suara ke KPU DIY.

Masih ada waktu sebelum 9 April saat Pemilu berlangsung. "Masih bisa mengajukan kalau terjadi kondisi seperti ini di lapangan. Selama ini memang tidak ada kotak cadangan, jadi harus mengajukan lagi," ujarnya.

Dikatakannya, kerusakan pada kotak suara terjadi karena kotak tersebut telah dipakai berkali-kali. Misalnya, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) pada periode sebelumnya.

Didik menambahkan, hingga kini masih ada 1.000 kotak suara yang belum di-setting kendati waktu tersisa tinggal dua hari terhitung dari Rabu (26/2). KPU mempekerjakan sebanyak 30 orang pekerja yang terbagi dalam 6 kelompok untuk memperbaiki kotak suara selama 18 hari.