Advertisement

Pengawasan Tahanan di Sleman Diperketat

Sunartono
Minggu, 06 April 2014 - 13:59 WIB
Nina Atmasari
Pengawasan Tahanan di Sleman Diperketat

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin meminta jajarannya memperketat pengawasan tahanan pasca ditemukannya salah satu tahanan yang gantung diri di ruang tahanan, pekan lalu.

Pengetatan pengawasan bertujuan mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi serupa, serta mengantisipasi agar tahanan tidak melarikan diri.

Advertisement

"Selama ini sudah ketat, selanjutnya akan diperketat. CCTV [closed-circuit television] juga sudah dipasang di tiap Polsek. Tapi kalau melakukannya [gantung diri] di dalam kamar mandi, susah terpantau," ungkap Kapolres, beberapa waktu lalu.

Untuk tahanan pria, selain di tiap Polsek juga ada di Polres. Sedangkan untuk perempuan dan anak di Polsek Sleman. Pengawasan semuanya terhubung dengan CCTV. Untuk Polres Sleman, jumlah tahanan saat ini berjumlah sekitar 70 orang dari berbagai kasus.

Ia meminta kepada seluruh petugas jaga agar selalu mengecek tahanan saat pergantian piket. "Di dalam mereka juga kami bimbing seperti mengaji, ada siraman rohani. Itu merupakan bagian dari pengawasan," kata Ihsan.

Sementara Kapolsek Prambanan, Kompol Khundori menambahkan, pihaknya juga selalu memperketat pengawasan tahanan. Dia juga menyatakan peristiwa tahanan gantung diri sama sekali tak terduga. Saat pergantian piket, petugas selalu mengecek.

"Pukul 06.30 WIB tahanan itu masih ditemui petugas kami. Kemudian pukul 07.00 WIB saat dicek lagi sudah meninggal gantung diri," kata Khundori, beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Konflik Iran-Israel Bayangi Inflasi di Indonesia

News
| Senin, 15 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Sambut Lebaran 2024, Taman Pintar Tambah Wahana Baru

Wisata
| Minggu, 07 April 2024, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement