Advertisement

Puluhan Napi Lapas Cebongan Kehilangan Hak Suara

Sunartono
Rabu, 09 April 2014 - 12:30 WIB
Nina Atmasari
Puluhan Napi Lapas Cebongan Kehilangan Hak Suara

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Sedikitnya 88 warga binaan di Lapas II B Cebongan, Mlati, Sleman kehilangan hak suaranya dalam Pemilihan Legislatif, Rabu (9/4/2014).

Pihak Lapas dan KPU sudah mengusahakan tapi mereka tetap tidak bisa memberikan suara.

Advertisement

Kalapas II B Cebongan, Supriyanto menjelaskan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Lapas yang ia pimpin sebanyak 220 pemilih. Meski demikian hanya 132 orang warga binaan yang dapat memberikan suaranya.

Di luar itu, napi terkendala lantaran tidak memiliki KTP atau Kartu Keluarga. Selain itu tidak mereka tidak bisa mengisi formulir A-5 di KPUD Sleman.

Supriyanto menegaskan hingga Selasa (8/4/2014) pukul 19.00 WIB pihaknya sudah mengupayakan agar sebanyak 88 warga binaan bisa memilih. "Keluarga tidak mau mengantar KTP ke kami, selain itu juga tidak mau mendaftarkan A-5 di KPUD," terannya saat ditemui di Lapas Cebongan, saat pemungutan suara.

Warga binaan yang memberikan suara, lanjutnya, dalam memberikan suaranya dikeluarkan secara bergantian. Yakni sesuai blok masing-masing. Menurut dia, keinginan memilih bagi warga binaan tergolong tinggi hanya saja terkendala administrasi.

Ia berharap pada Pilpres mendatang memang benar-benar ada aturan khusus bagi warga binaan di Lapas. "Di sini hanya TPS saja yang khusus, tapi aturannya sama saja seperti yang lain. Kami berharap Lapas itu ada aturan khusus bagi pemilihnya, sehingga semua bisa memberikan suaranya," ungkap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Sudah 3 Minggu Wafat, Jenazah Pebulutangkis China Zhang Zhi Jie Masih di RSUP Sardjito

News
| Jum'at, 19 Juli 2024, 10:27 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement