Advertisement
TPS Khusus di Rumah Sakit Butuh KPPS Khusus
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman berharap KPU Pusat mengeluarkan aturan khusus terkait penyediaan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di rumah sakit.
“TPS ada berdasarkan DPT [daftar pemilih tetap] sedangkan di rumah sakit tidak ada DPT,” kata Imanda Yulianto, Divisi Hukum, Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga KPU Sleman, Senin (28/4/2014).
Advertisement
“Kami bisa memfasilitasi dengan A5, tapi kan kami tidak bisa menentukan siapa saja sejak sebulan sebelumnya,” ujar Imanda Yulianto. Pihaknya mengaku sudah memiliki data 32 rumah sakit yang terdaftar di Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.
Pada 9 April lalu, pasien rawat inap rumah sakit di Sleman kehilangan hak pilihnya. Di RSUD Sleman misalnya, ratusan pasien rawat inap beserta penunggunya tidak bisa mencoblos. Mereka tidak bisa keluar dari rumah sakit, sementara petugas TPS terdekat juga tidak ada yang datang.
Belajar dari kekurangan tersebut, KPUD Sleman telah menyiapkan beberapa pandangan dan rencana. “Kami akan sosialisasi dulu, terutama ke pihak rumah sakit. Karena pilpres (pemilihan presiden) lebih sederhana, mungkin bisa dibawakan kotak suara dan surat suara,” ucap Imanda Yulianto.
Agar tidak mengganggu proses pemungutan suara, Imanda memandang perlu diadakan kotak suara cadangan bagi TPS yang dekat rumah sakit. “Tapi harus tetap mengandalkan sisa surat suara yang ada di TPS,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
Advertisement
Advertisement




