Advertisement
PILPRES 2014 : Bupati dan Wabup Sleman Diminta Tak Terpengaruh Kehebohan Pilpres
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman, Rendrardi Suprihandoko meminta Bupati dan Wakil Bupati Sleman tidak terpengaruh dengan kehebohan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres).
“Sebaiknya bupati dan wakil bupati lebih fokus mengurus rakyatnya daripada sibuk kampanye,” ungkap Rendrardi Suprihandoko, Rabu (4/6/2014).
Advertisement
Menurut Rendrardi, idealnya baik bupati maupun wakilnya harus menaati instruksi presiden untuk tetap netral. Dengan demikian, jalannya pemerintahan di Sleman tidak akan terpengaruh kehebohan pilpres.
Meski demikian, Rendrardi mengaku hal itu memang tidak mudah. “Itu idealnya, tapi nampaknya sulit diwujudkan,” kata dia.
Jika tetap jadi tim sukses, Rendrardi mengingatkan agar bupati dan wakil bupati tidak menggunakan fasilitas negara selama kampanye.
Jadwal cuti pun harus diatur sedemikian rupa agar kestabilan pemerintahan tetap terjaga. “Jalan tengahnya yang bersangkutan harus cuti bergantian,” ucap Rendrardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Kasus Petral, Riza Chalid Buron
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Dari Dapur Sederhana, Perjuangan Kader Ini Ubah Nasib Balita
- Penataan Sungai Code Tahap II Dimulai, Pemkot Jogja Bangun 14 Rumah
- Kurang 24 Jam, 2 Pelaku Penganiayaan Babarsari Ditangkap, 2 Buron
- PAD Tembus Rp1 Triliun, Pemkot Jogja Dipuji Hasto Kristiyanto
- Rehabilitasi RTLH Sleman Belum Terealisasi, Masih Diverifikasi
Advertisement
Advertisement



