KELANGKAAN GAS ELPIJI : Gas Elpiji 3 Kg Mulai Langka di Kulonprogo

Bisnis/RachmanPERKETAT PENYALURANPekerja menata tabung gas elpiji 3 kg di pangkalan elpiji Jalan Ahmad Yani Bandung, Jawa Barat, Jumat (3 - 1). Khawatir terjadi peralihan konsumen elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg akibat kenaikan elpiji 12 kg, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperketat pengawasan perdagangan dan penyaluran elpiji 3 kg.
06 Januari 2015 09:20 WIB Kulonprogo Share :

Kelangkaan gas elpiji terjadi di Kulonprogo.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Tabung gas elpiji tiga kilogram menghilang dari peredaran di Kota Wates. Kenaikan harga tabung gas elpiji 12 kilogram disinyalir menjadi penyebabnya.

Dari pantauan di salah satu pangkalan gas di Wates, beberapa warga terpaksa pulang dengan tangan hampa karena persediaan tabung gas elpiji tiga kilogram habis.

Tugiyo, warga Wates, mengaku tidak mendapatkan tabung gas elpiji tiga kilogram dari pangkalan karena persediaan habis. "Saya sudah cari di seluruh Wates tetapi tidak dapat," ujarnya, Senin (5/1/2015).

Menurutnya, tabung gas elpiji tiga kilogram di tingkat pengecer sudah habis dan pangkalan gas tidak melayani pembelian bagi warga yang tidak berlangganan.

Tugiyo menilai kenaikan harga tabung gas elpiji 12 kilogram menjadi penyebabnya, sehingga banyak konsumen yang beralih.

Pengelola pangkalan gas elpiji di Wates Alfian Cakra Yuda menuturkan pasokan tabung gas elpiji tiga kilogram dari Pertamina dikurangi. Biasanya, pangkalan mendapat pasokan tiga kali seminggu, namun kali ini hanya dua kali seminggu.

"Satu kali pasok sekitar 260 sampai 360 tabung gas elpiji tiga kilogram," sebutnya.

Untuk pemerataan, kata dia, permintaan pelanggan pun dibatasi. "Jika biasanya pelanggan bisa ambil lima tabung sekarang jadi empat tabung," imbuh Alfian.

Saat ini harga tabung gas elpiji tiga kilogram sekitar Rp15.500 dari pangkalan, sedangkan ukuran 12 kilogram mencapai Rp140.000.