KELANGKAAN GAS ELPIJI : Gas di Wonosari Langka karena Sopir sedang Sakit?

JIBI/Solopos/Burhan Aris NugrahaPemilik pangkalan elpiji menata tabung 3kg kosong di pangkalan elpiji Sejahtera Jaya Mandiri, Nusukan, Solo, Rabu (12/2). Pertamina menggelontor extra droppng elpiji 3kg pada Rabu (12 - 2) sebanyak 6.160 tabung untuk wilayah Solo. Hal itu menyusul meningkatnya permintaan masyarakat yang menyebabkan kekosongan elpiji bersubsidi di pangkalan dan pengencer
08 Januari 2015 08:20 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Kelangkaan gas elpji terjadi di Gunungkidul. Salah satu penyebabnya diduga karena sopir pengantas gas elpiji sedang sakit

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Salah satu agen elpiji tiga kilogram di Kepek Wonosari Gunungkidul, Rinto mengatakan, sudah dua minggu ini ia tidak mendapatkan kiriman gas elpiji.

Padahal, permintaan selalu datang setiap hari. Agar pelanggannya tidak kecele, ia memasang pengumuman jika stok habis di depan rumahnya.

Menurutnya, pengiriman itu tertunda karena sopir yang biasa mendistribusi sedang sakit. Ia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Ia berharap distribusi kembali dilakukan dengan lancar. Ia pun merelakan pelanggannya beralih ke toko lain untuk sementara.

“Biasanya saya mendapatkan kiriman setiap Kamis. Sekali kirim dapat jatah 60 tabung,” kata dia, Rabu (7/1/2015).

Padalah, menurutnya, permintaan di pasaran jauh lebih tinggi. Ia mengaku sempat mendapatkan jatah 100 tabung, namun jumlah itu dikurangi. Kabarnya, titik distribusi bertambah sehingga pembagian harus merata.

Ia juga berharap, meskipun jatahnya dikurangi jangan sampai pengiriman telat. Ia mengaku tidak ingin membuat pelanggannya kecewa. Ia juga berharap tidak ada kenaikan harga. Biasanya, yang menjadi langganannya yakni toko-toko kecil.