Stok Gas Melon di Gunungkidul Dipastikan Aman
Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul memastikan tak ada masalah dengan stok gas elpiji kemasan tiga kilogram karena ada kuota 5,9 juta tabung di 2026.
Ilustrasi perumahan (JIBI/Bisnis/Rachman)
Properti Gunungkidul yang terus tumbuh diharapkan dapat diikuti dengan kelengkapan izin.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengakui bisnis properti di Gunungkidul terus berkembang. Hanya saja, saat ini masih banyak pelaku bisnis yang belum melengkapi perizinan.
“Misalnya banyak yang menawarkan kapling perumahan, namun belum dilengkapi izin yang dipersyaratkan,” kata Suharno, Selasa (13/1/2015).
Dia pun berharap, pemkab melakukan pengawasan secara ketat terhadap bisnis properti. Sebab, meski telah berkembang, namun nyatanya belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.
“Pengawasan yang dilakukan bukan berarti dalam pengurusannya lebih dipersulit. Tapi, harus sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Gunungkidul memastikan tak ada masalah dengan stok gas elpiji kemasan tiga kilogram karena ada kuota 5,9 juta tabung di 2026.
PT Pegadaian (Persero) kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan menyelenggarakan program Khitanan Massal 2026.
Kasus bullying di SMA Bantul, korban alami trauma dan kini didampingi LSM untuk pemulihan psikologis.
Sebanyak 1.500 pohon mangrove ditanam oleh mahasiswa Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta di kawasan Pantai Baros, Bantul, pada 20 Juni 2026
Prediksi Inggris vs Ghana Piala Dunia 2026, peluang lolos, susunan pemain, dan analisis kekuatan kedua tim.
Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat terus dilakukan Alfamart melalui program Alfamart Sahabat Posyandu.