Peserta Senam Kreasi Penthul Tembem Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia
Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia! 1.588 Perempuan Senam Penthul Tembem di Nglanggeran
Ilustrasi perumahan (JIBI/Bisnis/Rachman)
Properti Gunungkidul yang terus tumbuh diharapkan dapat diikuti dengan kelengkapan izin.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengakui bisnis properti di Gunungkidul terus berkembang. Hanya saja, saat ini masih banyak pelaku bisnis yang belum melengkapi perizinan.
“Misalnya banyak yang menawarkan kapling perumahan, namun belum dilengkapi izin yang dipersyaratkan,” kata Suharno, Selasa (13/1/2015).
Dia pun berharap, pemkab melakukan pengawasan secara ketat terhadap bisnis properti. Sebab, meski telah berkembang, namun nyatanya belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.
“Pengawasan yang dilakukan bukan berarti dalam pengurusannya lebih dipersulit. Tapi, harus sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul Pecahkan Rekor Dunia! 1.588 Perempuan Senam Penthul Tembem di Nglanggeran
Fahri Hamzah dan Sri Sultan HB X membahas penataan kota DIY, penyediaan hunian terjangkau, serta pengembangan kawasan permukiman di masa depan.
SDN Pingit menilai Program Makan Bergizi Gratis membantu siswa dari keluarga prasejahtera. Selama hampir setahun berjalan, belum ada kasus keracunan makanan.
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menemukan dugaan penyalahgunaan jalur mutasi hingga praktik menumpang kartu keluarga (KK) dalam pelaksanaan Si
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.