Investasi Gunungkidul Tembus Rp451 Miliar, Ini Targetnya
Investasi Gunungkidul mencapai Rp451,58 miliar pada semester I 2026. Pemkab menawarkan proyek industri obat herbal dan pendidikan.
Ilustrasi perumahan (JIBI/Bisnis/Rachman)
Properti Gunungkidul yang terus tumbuh diharapkan dapat diikuti dengan kelengkapan izin.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengakui bisnis properti di Gunungkidul terus berkembang. Hanya saja, saat ini masih banyak pelaku bisnis yang belum melengkapi perizinan.
“Misalnya banyak yang menawarkan kapling perumahan, namun belum dilengkapi izin yang dipersyaratkan,” kata Suharno, Selasa (13/1/2015).
Dia pun berharap, pemkab melakukan pengawasan secara ketat terhadap bisnis properti. Sebab, meski telah berkembang, namun nyatanya belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.
“Pengawasan yang dilakukan bukan berarti dalam pengurusannya lebih dipersulit. Tapi, harus sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Gunungkidul mencapai Rp451,58 miliar pada semester I 2026. Pemkab menawarkan proyek industri obat herbal dan pendidikan.
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjatuhkan sanksi administratif terhadap 32 konsesi kehutanan seluas 1,93 juta hektare terkait penanganan karhutla.
Bagi sebagian pengendara, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang bagaimana menikmati setiap momennya dengan nyaman.
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
Magelang dan DIY menggelar Sarasehan Muhibah Budaya 2026 untuk memperkuat edukasi sejarah Mataram dan pelestarian cagar budaya.