Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Ilustrasi perumahan (JIBI/Bisnis/Rachman)
Properti Gunungkidul yang terus tumbuh diharapkan dapat diikuti dengan kelengkapan izin.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengakui bisnis properti di Gunungkidul terus berkembang. Hanya saja, saat ini masih banyak pelaku bisnis yang belum melengkapi perizinan.
“Misalnya banyak yang menawarkan kapling perumahan, namun belum dilengkapi izin yang dipersyaratkan,” kata Suharno, Selasa (13/1/2015).
Dia pun berharap, pemkab melakukan pengawasan secara ketat terhadap bisnis properti. Sebab, meski telah berkembang, namun nyatanya belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.
“Pengawasan yang dilakukan bukan berarti dalam pengurusannya lebih dipersulit. Tapi, harus sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.