Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Ilustrasi uang rupiah (Dok/(JIBI/Solopos)
Penipuan di Kulonprogo menimpa seorang buruh. Ia ditelepon seseorang yang mengaku polisi dan meminta sejumlah uang
Harianjogja.com, KULONPROGO-Penipuan berkedok mengaku oknum anggota polisi masih saja terjadi. Kali ini menimpa Agustin Purwanti, 45, warga Pedukuhan Kepek, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih, yang harus merelakan uang sejumlah Rp2,3 juta melayang sia-sia.
Peristiwa yang terjadi awal Februari silam dan dilaporkan pekan lalu ke Polres Kulonprogo ini bermula saat perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini mendapat telepon dari seseorang yang mengaku oknum polisi Polres Magelang sekitar pukul 20.00 WIB.
Laki-laki yang mengaku bernama Herianto tersebut memberitahukan kepada Agustin bahwa adiknya mengalami kecelakaan karena menabrak orang hingga meninggal .
Herianto menyuruh Agustin untuk mentransfer uang sejumlah Rp3 juta dengan dalih untuk menebus dan biaya berobat adiknya.
"Saya panik dan satu jam kemudian sampai di ATM Bank BRI Unit Pengasih, tetapi saya hanya menyanggupi Rp2 juta saja," tuturnya dalam laporan kepada polisi.
Tak lama kemudian, kata Agustin, pelaku kembali menghubunginya dan meminta pulsa serta materai senilai Rp300.000. Ia pun kembali menyanggupi. Setibanya di rumah, Agustin baru menghubungi nomor telepon adiknya yang dikabarkan kecelakaan.
Ternyata, sang adik baik-baik saja dan tidak mengalami kecelakaan. Setelah mencoba mencari jejak pelaku selama beberapa hari, ia akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Kulonprogo.
Kasubag Humas Polres Kulonprogo AKP Slamet membenarkan telah terjadi tindak kriminal penipuan dengan mengaku sebagai oknum anggota polisi. "Kasus ini masih dalam penyelidikan Reskrim Polres Kulonprogo," ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan telepon atau pesan singkat yang diterimanya, terlebih jika berasal dari orang tidak dikenal dan meminta sejumlah uang. Alasan yang digunakan biasanya bervariasi dan menyangkut anggota keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Harga kakao dunia kembali naik pada 2026. Petani masih terkendala produktivitas, sementara industri Indonesia bergantung pada impor biji kakao.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.