Advertisement

KAMBING MATI MISTERIUS : Seekor Kambing di Gunungkidul Tercabik di Leher dan Bulu Berserakan

David Kurniawan
Jum'at, 01 Mei 2015 - 22:21 WIB
Nina Atmasari
KAMBING MATI MISTERIUS : Seekor Kambing di Gunungkidul Tercabik di Leher dan Bulu Berserakan

Advertisement

Kambing mati misterius terjadi di Gunungkidul. Kambing tersebut luka cabik di bagian leher dan bulunya berserakan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Seekor domba milik Tumilah,70, warga Dusun Karangasem B, Desa Karangasem, Paliyan mati secara misterius dengan bekas luka tercabik di bagian leher, Jumat (1/5/2015).

Advertisement

Kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya dalam kurung kurang dari satu tahun.

Peristiwa mantinya kambing itu pertama kali diketahui Tumilah, saat akan memberikan makan ternak peliharaannya tersebut. Namun, sesampainya di kandang, ia kaget karena melihat kambingnya dalam kondisi tak bernyawa.

“Saya melihat kejadian itu sekitar pukul 06.00 WIB. Selain ada bekas gigitan di leher, ia juga melihat bulu-bulu kambing berserakan di area kandang,” kata Tumilah kepada wartawan.

Dia mengaku tidak tahu persis kapan peristiwa itu terjadi. Sebab, selain jarak rumah dengan kandang lumayan jauh, saat malam harinya, ia juga tidak mendegar suara-suara yang mencurigakan.

“Saya tahu saat kejadian itu, saat akan memberi kambing itu makan. Biasanya suara kambing saya bisa sampai ke rumah, tapi semalam sudah tidak ada bunyi apa-apa,” ujar nenek yang hidup sendiri itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Iran Tegaskan Tekad Balas Agresi AS dan Israel, Pastikan Tak Terulang

Iran Tegaskan Tekad Balas Agresi AS dan Israel, Pastikan Tak Terulang

News
| Senin, 30 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing

Wisata
| Sabtu, 28 Maret 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement