PDAM JOGJA : Aliran Air ke 10.000 Pelanggan PDAM Jogja Tersendat

13 Mei 2015 09:20 WIB Jogja Share :

PDAM Jogja memperbaiki pipa kolektor di instalasi pengolahan Gemawang, sehingga berdampak tersendatnya air bersih ke  10.000 pelanggan

Harianjogja.com, JOGJA-Perbaikan pipa kolektor di instalasi pengolahan Gemawang, Kecamatan Mlati, Sleman milik PDAM Tirtamarta menyebabkan penurunan reservoir. Akibatnya, pelayanan ke 10.000 pelanggan di Jogja terganggu karena tidak teraliri air.

Direktur PDAM Tirtamarta Dwi Agus Triwidodo mengaku salah perkiraan sehingga tidak memberitahukan gangguan tersebut kepada masyarakat melalui media massa.

"Ini di luar perhitungan kami, sebab yang diperbaiki pipa kolektor kami pikir tidak berpengaruh terhadap distribusi, ternyata tetap berdampak," paparnya, Selasa (12/5/2015).

Diuraikannya, pipa kolektor yang bocor karena terdesak akar pohon merupakan bagian dari pipa transmisi yang berfungsi menyalurkan air dari sumber ke instalasi pengolahan.

Di instalasi pengolahan terdapat reservoir yang menampung air yang akan didistribusikan ke pelanggan. Teknisnya, melalui pipa pengolahan ke rumah tangga pelanggan PDAM.

Dwi mengungkapkan, sebenarnya perbaikan sudah selesai hari ini pukul 04.00 WIB. Akan tetapi, tidak berfungsinya pipa kolektor selama beberapa waktu membuat ketinggian reservoir berkurang.

"Dalam keadaan normal reservoir Gemawang setinggi lebih dari dua meter, tetapi tadi pagi hanya 1,8 meter," sebutnya.

Reservoir Gemawang, jabar dia, memiliki jangkauan ke pelanggan terbesar di Jogja atau sekitar sepertiga dari total pelanggan PDAM, meliputi bagian utara dan tengah.

Ditambahkannya, aliran air ke pelanggan akan berangsur lancar seiring dengan kembali terisinya reservoir. "Diperkirakan sehari ini sudah kembali normal," imbuh Dwi.

Dian, warga Kecamatan Jetis, mengeluhkan aliran air PDAM yang tersendat. "Sekitar pukul 05.00 WIB masih sedikit mengalir, tetapi dua jam kemudian hanya mengalir kecil sampai menetes saja," tandasnya.