Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Adik dan kerabat Sri Sultan HB X berziarah di makan Imogiri, Rabu (6/5/2015). (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
Sabda raja Sri Sultan HB X mengundang sikap dari rayi dalem, yakni para adik Sultan HB X. Mereka menyatakan sikap dalam tiga poin
Harianjogja.com, JOGJA-Para rayi dalem (adik-adik Sultan HB X) yang tinggal di Jakarta menyatakan pendapat resminya terkait Sabda Raja dan Dawuh Raja yang dikeluarkan Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Melalui siaran tertulis, Rabu (13/5/2015) siang, para rayi dalem menolak Sabda Raja dan Dawuh Raja. Ada tiga poin yang disampaikan rayi dalem dari Jakarta ini.
Pertama, penyelesaian polemik dilakukan di internal, dengan mengajak semua putra HB IX untuk bermusyawarah tanpa konflik dengan tetap menggunakan akal sehat dan kepala dingin
Kedua, kami mengakui Sri Sultan Hamengku Buwono X dan tidak mengakui Sri Sultan Hamengku Bawono X (perubahan gelar) karena yang bertahta di Kraton adalah Sri Sultan Hamengku Buwono, sehingga gelar tidak dapat diubah
Ketiga, tidak akan mengakui adanya putri mahkota maupun Sultan Perempuan. Dalam hukum adat, keturunan darah dalem hanya dari pihak laki-laki. Apabila tetap dilakukan, maka kelanjutan Kesultanan akan terputus, dimana sang penerus bukan lagi darah dalem.
Pernyataan sikap rayi dalem atas nama enam rayi dalem yang tinggal di Jakarta. Mereka adalah gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Pakuningrat, GBPH Cakraningrat, GBPH Suryodiningrat, GBPH Suryometaram, GBPH Hadinegoro dan GBPH Suryonegoro. Mereka merupakan para puta HB IX dari satu ibu Kanjeng Raden Ayu (KRAy) Ciptomurti.
Para rayi dalem ini menilai polemik yang terjadi di internal Kraton bisa berimplikasi luas kepada seluruh kerabat, abdi dalem, bahkan terhadap masyarakat terkait dengan Keistimewaan DIY.
"Pada intinya, apabila semua tetap sesuai hukum adat, maka tidak akan ada implikasi terhadap hukum formal," kata GBPH Pakuningrat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 7 Oktober 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif DAMRI YIA-Jogja lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap di sini.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.