PARKIR STASIUN TUGU : Becak Kayuh Juga Ambil Tiket

08 Juli 2015 07:20 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Parkir Stasiun Tugu yang baru mulai diberlakukan Selasa (7/7/2015)

Harianjogja.com, JOGJA-Parkir Stasiun Tugu Barat resmi dioperasikan, Selasa (7/7/2015). Becak kayuh juga mendapatkan alokasi tempat dan harus mengambil tiket parkir. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/07/06/layanan-kereta-api-perubahan-pola-operasi-stasiun-tugu-ditunda-621395">LAYANAN KERETA API : Perubahan Pola Operasi Stasiun Tugu Ditunda)

Manager Humas KAI Daop 6 Jogja Gatut Sutiyatmoko mengungkapkan, area parkir yang baru ini memiliki kapasitas 450 motor dan 170 mobil. Selain itu, area parkir juga menampung becak kayuh dan taksi. Hal itu sesuai dengan instruksi Walikota Jogja Haryadi Suyuti. Untuk becak, diutamakan becak kayuh sebanyak 10 becak. Sementara, untuk taksi ada ruang untuk tiga taksi.

“Untuk becak, sekarang diperbolehkan untuk ikut parkir di sini tetapi akan dikenai tarif seperti tarif sepeda motor,” ujar dia kepada Harianjogja.com di area parkir Stasiun Tugu Barat, Jogja, Selasa (7/7/2015).

Sementara, untuk taksi akan diberlakukan sama dengan tarif mobil. Untuk parkir sepeda motor satu jam pertama Rp2.000. Jika lebih dari satu jam, maka akan dikenai parkir Rp1.000 per jam tetapi kurang dari enam jam. Jika lama parkir kurang dari tujuh jam dikenai tarif Rp7.000, jika lebih dari tujuh jam dikenai tarif Rp8.000 namun sebelum 24 jam. Jika lebih 24 jam maka dihitung menginap dengan tarif Rp15.000.

Untuk mobil, satu jam pertama ditarif Rp4.000, jika lebih dari satu jam, per jam berikutnya Rp2.000. Jika lama parkir kurang dari tujuh jam, akan dikenai tarif Rp14.000, sedangkan jika lebih dari tujuh jam dikenai Rp15.000 hingga kurang dari 24 jam.

Ia mengatakan, secara resmi, mulai kemarin pintu timur hanya digunakan untuk drop zone penumpang. Baik sepeda motor, mobil, becak, dan taksi boleh memasuki area timur namun dengan catatan hanya untuk menurunkan penumpang. Pintu timur juga hanya untuk penumpang masuk, sementara untuk keluar, semua penumpang harus melalui pintu selatan.

“Dulu becak dan taksi bisa parkir di area timur. Tapi mulai sekarang [kemarin], hanya bisa parkir di area parkir Stasiun Tugu Barat,” ujar dia.

Ia mengaku, PT KAI Daop 6 Jogja akan melakukan evaluasi dengan penggunaan area parkir yang baru. Hasilnya, akan menjadi acuan perbaikan yang masih bisa dilakukan untuk menambah kenyamanan penumpang. Rencananya, bagian barat area parkir akan dibangun bangunan untuk ekspeditur. Sementara, bangunan lama akan dibongkar untuk perluasan parkir.

Sebelum resmi diberlakukan, ia mengaku sudah ada uji coba. Menurutnya, meskipun berjalan lancar, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Misalnya saja informasi untuk umum.

Salah satu warga Dinar mengatakan, ia lebih senang dengan area parkir yang baru. Menurutnya, area parkir lebih luas dan lebih nyaman. Ia tidak keberatan meskipun jaraknya lebih jauh dari stasiun. “Sekarang lebih luas. Dulu sempit,”ujar dia.