LEBARAN 2015 : Warga Diimbau Tidak Takbir Keliling Dengan Kendaraan

12 Juli 2015 01:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Lebaran 2015 dapat dimaknai secara bijak, termasuk saat penyelenggaraan takbir keliling.

Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengimbau masyarakat Jogja untuk tidak menggunakan kendaraan saat pawai takbir keliling malam Idul Fitri, nanti. Imbauan itu agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Menurut Haryadi, tradisi takbir keliling di Jogja sebenarnya jalan kaki memutari wilayah kampung, paling tidak cukup nyebrang lintas kecamatan. Ia tidak mempermasalahkan iring-iringan pejalan kaki memasuki jalan protokol.

"Tapi tidak boleh memblok jalan, harus memberikan kesempatan juga buat kendaraan yang melintas," kata Haryadi usai rapat persiapan lebran bersama Gubernur DIY di Kepatihan, Kamis (9/7/2015)

Ditengah kegembiraan menyambut lebaran, Haryadi juga mengimbau masyarakat untuk tidak lengah. Tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tempat tinggalnya masing-masing.

Kapolresta Jogja Kombes Pol Prihartono Eling Lelakon mendukung penuh imbauan Wali Kota Jogja. Menurutnya, iring-iringan kendaraan bak terbuka yang membawa banyak orang dalam takbir keliling rawan terjadinya kecelakaan.

Saat malam takbiran nanti, Polresta Jogja juga menerjunkan sejumlah personel pengamanan untuk mengatur arus lalu lintas. Prihartono juga mengaku sudah mendeteksi lokasi-lokasi yang rawan dan harus mendapat perhatian pengamanan, seperti rumah dan indekos yang ditinggal mudik, dan obyek-obyek vital lainnya.