PT Pos DIY akan Lebih Serius Garap E-Commerce

Ilustrasi pelayanan pengiriman paket pos. (JIBI/Solopos/Antara - Siswowidodo)
04 Februari 2016 14:21 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

PT Pos DIY akan lebih serius menggarap E-Commerce

Harianjogja.com, JOGJA—Potensi  besar yang disimpan sisi bisnis e-commerce akan ditangkap oleh PT Pos Indonesia (Persero) DIY pada 2016 ini.

Kepala Kantor PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos DIY Dodik Budiantono mengungkapkan, selama 2015, nilai kiriman online di atas Rp10 miliar. Itu pun belum tergarap dengan maksimal.

Untuk itu, pada 2016. PT Pos Indonesia (Persero) DIY akan menjemput bola dan memaksimalkan potensi e-commerce yang ada.  DIY merupakan daerah yang memiliki banyak jenis usaha kreatif yang menjadi keunggulan tersendiri.

Selama ini, aktivitas kiriman online tidak jauh dari industri kreatif seperti kuliner, baju, batik, souvenir, hingga alat musik. “Rata-rata per bulan nilainya bisa mencapai Rp1,8 miliar. Itu dari kiriman online saja,” ujar dia ketika ditemui di Kantor Pos DIY, Jl Senopati, Jogja, Rabu (3/2/2016).

Ia mengungkapkan, potensi e-commerce akan menjadi pendorong untuk mencapai target double revenue (pendapatan ganda) yang ditetapkan pada 2016.

Ia mengakui, target pada 2016 menjadi 100%. Pada 2015, PT Pos Indonesia (Persero) DIY menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,5%. Adapun pencapaian target sebesar 85% dari target Rp125 miliar.

Tahun ini, target yang harus dicapai naik dua kali lipat yakni Rp220 miliar. Namun, Dodik mengaku optimistis mampu menjawab tantangan tersebut. Target tersebut memang terlihat sangat besar. Namun, tingginya target akan mampu memicu kinerja tinggi untuk mencapai target tersebut.

“Strateginya adalah kami harus menyiapkan kualitas pelayanan, pembenahan outlet, penerapan prosedur operasional standar oleh semua lini sehingga mampu meminimalkan ketidaksesuaian,” kata dia.