Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Kepala BTKP Singgih Raharjo saat memberikan kenang-kenangan secara simbolis bagi perwakilan guru robotika usai Peresmian dan Pembinaan Komunitas Robotika BTKP DIY di Kantor BTKP, Rabu (10/2/2016). (Joko Nugroho/JIBI/Harian Jogja)
Komunitas robot di sekolah sudah dibentuk di 21 sekolah di DIY
Harianjogja.com, JOGJA – Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki julukan kota pendidikan baru memiliki 21 sekolah yang memiliki komunitas robotika. Hal ini merupakan hasil pemetaaan Balai Teknologi dan Komunitas Pendidikan (BTKP) DIY.
Menurut Kepala BTKP DIY, Singgih Raharjo mengatakan telah melakukan pemetaan di sekolah-sekolah di DIY dan baru ada 21 komunitas robotika. Meskipun baru 21 komunitas, namun mereka cukup aktif melakukan kegiatan terkait robotika.
“Komunitas robotika tingkat sekolah ini sangat penting untuk dikembangkan. Makanya kami akan segera memberikan pembinaan intensif bagi 21 komunitas robotika tingkat sekolah ini di DIY ini,” kata Singgih usai Peresmian dan Pembinaan Komunitas Robotika BTKP DIY di Kantor BTKP, Rabu (10/2/2016).
Pria berkacata itu menuturkan jika pendampingan komunitas robotika ini sangat dibutuhkan. Sebanyak 21 komunitas ini tidak hanya berasal dari sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK) saja, mereka juga berasal dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
“Pembinaan ini akan diarahkan kepada guru dan siswa. Guru menjadi sentral karena mereka yang mentransfer ilmunya pada siswa,” kata Singgih
Singgih menambahkan di DIY sendiri sudah sangat banyak kegiatan robotika. Salah satunya lomba tahunan robotika antar sekolah yang diadakan di Kabupaten Sleman.
Ia berharap kantor BTKP DIY mampu menjadi tempat rujukan bagi para komunitas robotika pelajar yang ingin melakukan kegiatan. BTKP bahkan berencana akan menyediakan fasilitas pertemuan komunitas sebanyak 10 kali dalam setahun.
“Pembiayaan semua berasal dari APBD DIY. Namun kami juga bekerja sama dengan pihak swasta, seperti Intel Indonesia yang telah menyediakan prosesor pengembangan robotika,” jelas Singgih.
Selain pengembang robotika, mulai 2016, BTKP juga membentuk sembilan komunitas lainnya, yakni pengembang game edukasi, pengembang IOS, pengembang aplikasi android, lektora, komunitas film pendek, fotografi, komunitas guru pengguna teknologi dalam mengajar, pengembang microsoft dan komunitas animasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.