LANDAK MASUK KAMPUNG : Lahan Pertanian di Panggang Rusak Diserang Landak

Lantingah sedang menanami ulang padi di sawahnya di Dusun Karangasem, Desa Mulo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul yang tergenang air sejak hujan deras mengguyur Wonosari kemarin sore,Jumat (22/1). Foto diambil Sabtu (23/1/2016) (Mayang Nova Lestari/JIBI - Harian Jogja)
16 Februari 2016 14:55 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Landak masuk kampung Girisekar Panggang Gunungkidul dan merusak tanaman pertanian warga

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Tanaman petani juga ada yang rusak karena diserang kawanan landak. Kejadian tersebut menimpa lahan pertanian warga di Desa Girisekar, Pangang yang berbatasan dengan Desa Krambilsawit, Saptosari.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari warga. adapaun tanaman yang diserang banyak mulai dari kacang, jagung dan padi,” kata Camat Panggang Agustinus Gunawan, Senin (15/2/2016).

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul Azman Latif mengakui, dari 48.000 hektare lahan yang ditanami ada sepuluh hektare yang mengalami kekeringan. Mayoritas lahan yang terancam gagal panen itu terjadi di wilayah Kecamatan Saptosari.

“Sudah kita data dan yang rusak seluas sepuluh hektare. Kami berharap petani berperan aktif dalam memberikan informasi mengenai kerusakan tersebut,” kata Azman.

Menanggapi usulan dari anggota dewan mengenai bantuan bencana pertanian, Azman mengaku untuk saat ini tidak bisa berbuat banyak. Sebab untuk pelaksanaan program harus tertuang dalam APBD, padahal untuk saat ini anggaran tersebut sudah diketok dan mulai dijalankan.

“Masalah lainnya untuk saat ini juga sudah memasuki pertengahan musim sehingga bantuan benih tidak bisa disalurkan. Terlebih lagi, masa kekeringan yang terjadi juga sudah lewat,” katanya.