Peternak Gunungkidul Resah, Kambing Umur 4 Bulan Hanya Laku Rp250.000
Harga kambing di Gunungkidul anjlok hingga Rp250.000 per ekor. Peternak mengeluhkan biaya pakan mahal dan keuntungan yang menipis.
Ilustrasi dampak angin kencang. (JIBI/Solopos/Dok)
Angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah rusak.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 21 rumah warga di Desa Tancep, Kecamatan Ngawen rusak diterjang puting beliung pada Rabu (17/2/2016) sore.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, Kamis (18/2/2016), terjangan lisus diawali hujan yang terjadi di Rabu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Hujan yang turun sempat mereda beberapa saat, berselang sekitar setengah jam kemudian, hujan kembali turun.
Kali ini hujan turun dengan lebatnya, bahkan disertai dengan embusan angin kencang dari arah selatan yang kemudian bergerak ke utara dan timur. Akibatnya puluhan rumah di Dusun Jono, Wareng, Sumberan, Banteng Wareng 1 dan Banteng Wareng 2 mengalami kerusakan, mulai ada yang tertimpa pohon hingga genteng pecah karena embusan angin.
“Meski tidak parah dan hanya berupa kerusakan kecil, kalau total ada 21 rumah diterjang lisus,” kata Kepala Desa Tancep Sugiyarto kepada wartawan, Kamis kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga kambing di Gunungkidul anjlok hingga Rp250.000 per ekor. Peternak mengeluhkan biaya pakan mahal dan keuntungan yang menipis.
Uji baterai iPhone 18 Pro Max mencatat durasi 12 jam 6 menit, unggul dari Samsung Galaxy S26 Ultra yang bertahan 9 jam 36 menit.
Survei Ipsos 2026 mencatat 59% responden Indonesia tidak percaya polisi. Angka ini tertinggi dibandingkan 30 negara lainnya.
Celah keamanan SMS of Death pada Android memungkinkan ponsel mengalami gangguan jaringan hingga restart berulang. Simak cara memeriksa pembaruan keamanan.
Marc Marquez memilih tiba di Qatar pada Kamis malam menjelang MotoGP 2026. Konflik Timur Tengah dan mundurnya Yamaha menjadi sorotan.
DPMPTSP setempat mencatat terdapat 43 izin usaha homestay yang dikeluarkan sepanjang 2025-2026. Total nilai investasi yang tercatat mencapai sekitar Rp7,32 mil