Asal-usul Padukuhan Banyu dan Kisah Warga yang Masih Kesulitan Air
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Ilustrasi dampak angin kencang. (JIBI/Solopos/Dok)
Angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah rusak.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 21 rumah warga di Desa Tancep, Kecamatan Ngawen rusak diterjang puting beliung pada Rabu (17/2/2016) sore.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, Kamis (18/2/2016), terjangan lisus diawali hujan yang terjadi di Rabu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Hujan yang turun sempat mereda beberapa saat, berselang sekitar setengah jam kemudian, hujan kembali turun.
Kali ini hujan turun dengan lebatnya, bahkan disertai dengan embusan angin kencang dari arah selatan yang kemudian bergerak ke utara dan timur. Akibatnya puluhan rumah di Dusun Jono, Wareng, Sumberan, Banteng Wareng 1 dan Banteng Wareng 2 mengalami kerusakan, mulai ada yang tertimpa pohon hingga genteng pecah karena embusan angin.
“Meski tidak parah dan hanya berupa kerusakan kecil, kalau total ada 21 rumah diterjang lisus,” kata Kepala Desa Tancep Sugiyarto kepada wartawan, Kamis kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Samsung dikabarkan mulai menguji One UI 9 untuk Galaxy A17 5G, Galaxy A34, dan Galaxy A57. Simak daftar perangkat dan bocoran fiturnya.
Oliver Tree meninggal dunia pada usia 32 tahun akibat kecelakaan helikopter di Brasil. Simak perjalanan karier dan warisan musik sang pelantun Life Goes On.
Belgia menghadapi Mesir di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026. Duel Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah diprediksi berlangsung ketat dan penuh taktik.
Valentino Rossi dikabarkan memilih Fermin Aldeguer dan Nicolo Bulega untuk memperkuat VR46 Racing Team pada MotoGP 2027 menggantikan Di Giannantonio dan Morbide
Austria memulai Piala Dunia 2026 melawan debutan Yordania. Simak prediksi, kondisi skuad, pemain absen, dan peluang kedua tim.