DONOR DARAH : Ajak Anak Muda, Donor Darah Waroeng Group Dihibur Band dan Dapat Voucher Makan

Donor darah yang dilakukan Waroeng Group di Waroeng Steak and Shake, Jl Perumnas, Seturan, Minggu (21/2/2016). (Kusnul Isti Qomah/JIBI - Harian Jogja)
22 Februari 2016 10:21 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Donor darah  Waroeng Group menyasar anak muda

Harianjogja.com, SLEMAN--Waroeng Group menggelar aksi donor darah serentak di 20 kota di Indonesia. Aksi ini merupakan agenda tahunan yang sudah berjalan enam tahun.

Direktur Operasional Waroeng Group Wahyu Nugroho Wijaya mengungkapkan, dalam event ini diharapkan bisa mendapatkan 2.000 kantung darah yang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Antusiasme peserta dinilai cukup bagus dan meningkat setiap tahunnya.

"Tahun lalu kami bisa dapat 1.300 kantung darah. Tahun ini diharapkan bisa mendapatkan 2.000 kantung," ujar dia ketika ditemui di Waroeng Steak and Shake, Jl Perumnas, Sleman, Minggu (21/2/2016).

Melalui aksi donor darah ini, diharapkan Waroeng Group bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan karyawan. Selain itu, Waroeng Group ingin mengajak masyarakat terutama kaum muda untuk ikut aksi sosial dengan donor darah.

"Pelanggan kami kan kebanyakan anak muda. Jadi ingin mengajak mereka. Aksi donor darah kami pilih karena darah sering dibutuhkan oleh masyarakat misalnya untuk operasi. Mudah-mudahan kesulitan yang dialami warga terbantu," kata di.

Melalui kegiatan ini pula, Waroeng Group berharap bisa menjadi inspirasi untuk perusahaan, kantor, atau usaha lainnya sehingga mereka bisa menggelar aksi serupa. Pelaksanaan di DIY ada di tiga titik yakni di The Icon, Waroeng Steak and Shake Seturan, dan Ayam Bakar Mas Mono.

Pelaksanaan di Seturan dihibur oleh penampilan band lokal sehingga pendonor tidak bosan ketika menunggu giliran. Setiap pendonor juga mendapatkan kaus ekslusif dan voucher makan senilai Rp25.000. Aksi donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jogja.

Ia menjelaskan, agenda tahunan Waroeng Group tak hanya donor darah. Setiap 27 April merupakan hari sedekah nasional di mana seluruh omzet yang didapat akan disedekahkan. Kemudian, setiap 31 Mei, merupakan hari bebas asap rokok. Khusus pada tanggal tersebut, konsumen tidak diperbolehkan merokok. "Kegiatan ini sudah kami lakukan rutin enam tahun ini," kata dia.