PERBANKAN SYARIAH DIY : Bank BPD DIY Syariah Kembangkan UMKM

22 Februari 2016 14:55 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Perbankan syariah DIY terus berkembang, salah satunya kegiatan usaha Bank BPD DIY Syariah

Harianjogja.com, JOGJA--Memasuki usia ke-9 tahun pada 19 Februari 2016, Bank BPD DIY Syariah mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu akan diwujudkan dalam silaturrahim pelaku ekonomi mikro syariah dan peluncuran program pemberdayaan ekonomi mikro masyarakat Merapi yang dipusatkan di Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Sleman, Kamis (25/2/2016).

Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan milad ke-9 tersebut. Direktur Utama Bank BPD DIY Bambang Setiawan mengungkapkan, kegiatan itu, selain sebagai peringatan HUT Bank BPD DIY Syariah juga merupakan perwujudan kepedulian Bank BPD DIY Syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di DIY khususnya sektor UMKM.

"Bank BPD DIY Syariah  juga akan menghadirkan narasumber Ustadz KH AKBP [Purn] Drs Imam Subarno untuk memberikan motivasi dan tausiahnya," ujar dia dalam rilisnya, Minggu (21/2/2016).

Bank BPD DIY Syariah bekerja sama dengan UGM, tepatnya Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (P2EB FEB UGM) untuk program pemberdayaan ekonomi mikro masyarakat Merapi. Program ini merupakan program berkelanjutan yang bertujuan mengembalikan kemandirian ekonomi masyarakat korban bencana erupsi Gunung Merapi pada 2010.

”Program ini dilaksanakan dalam bentuk penyaluran dana pembiayaan lunak modal kerja oleh Bank BPD DIY Syariah kepada para UMKM melalui perantaraan lembaga linkage yakni BPR Syariah dan BMT setempat,” kata Bambang.

Program tersebut merupakan program lanjutan yang telah berhasil dilakukan pada 2011 dengan total penyaluran dana  pembiayaan sebesar Rp2,5 miliar kepada 13 BPRS, BMT atau Koperasi, dan telah selesai pada akhir 2015.

Masyarakat yang menikmati manfaat dari program penyaluran pembiayaan ini sebanyak 366 orang yang terdiri dari, sektor pertanian, perdagangan kecil, industri pengolahan, jasa kemasyarakatan sosial budaya, dan perikanan.

Selama sembilan tahun ini, BPD DIY Syariah menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik. Total aset per 31 Desember 2015  sebesar Rp498,9 miliar atau umbuh 35,66%. Dana masyarakat yang berhasil dihimpun berjumlah Rp295,6 miliar atau tumbuh 37,6%.

Pembiayaan yang disalurkan telah mencapai Rp336,6 miliar atau tumbuh  12,8% di mana kualitas pembiayaan yang terjaga dengan sangat baik karena hampir seluruhnya lancar. Adapun tingkat NPF atau kredit bermasalah hanya 0,64%.

Selain itu, saat ini Bank BPD DIY Syariah telah mampu menjangkau wilayah DIY secara lebih luas karena telah memiliki 31 kantor Layanan Syariah (office channeling) di seluruh Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu Bank BPD DIY. Adanya kantor Layanan Syariah tersebut akan mempermudah akses masyarakat di seluruh wilayah DIY untuk menggunakan produk dan jasa bank  berdasarkan prinsip syariah.