Lima Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Cek Rinciannya
Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp18,75 miliar untuk membangun lima Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul. Simak lokasi dan rincian anggarannya.
Warga menunjukan rekahan tebing bukit yang ada di Dusun Tungu, Girimulyo, Panggang. Sabtu (13/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Jalur wisata Gunungkidul rawan longsor, sehingga tebing akan dipangkas
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Upaya penanganan tebing perbukitan yang berada di jalur wisata menuju Pantai Gesing, tepatnya di Dusun Tungu, Desa Girimulyo, Panggang sudah ada titik temu.
Rencananya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul akan memangkas batuan yang ada di tebing setinggi delapan meter tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengakui sudah menggelar rapat koordinasi untuk penanganan tebing rawan longsor di Dusun Tungu, Girimulyo, Panggang. Rencananya tebing setinggi delapan meter dengan panjang 15 meter akan dihancurkan menggunakan alat berat.
“Sudah disepakati bahwa tebing yang rawan longsor akan akan dipecah dengan alat berat. Untuk pelaksanaannya masih menunggu informasi dari Dinas Pekerjaan Umum,” kata Budhi, Senin (22/2/2016).
Dia menjelaskan, sebelum rapat koordinasi digelar, ada dua opsi yang digunakan untuk memecah tebing tersebut. Opsi pertama, pemecahan akan menggunakan bahan peledak dan opsi yang kedua menggunakan bantuan alat berat.
Namun, kata Budhi, opsi yang kedua dipilih dengan alasan lebih mudah dan aman. Menurut dia, hal ini sangat realistis karena penggunaan bahan peledak juga membutuhkan prosedur yang lumayan rumit. “Kita pilih yang mudah saja, karena yang terpenting lokasi rawan longsor bisa dikurangi,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Panggang Agustinus Gunawan meminta kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi untuk berhati-hati. Untuk berjaga-jaga, di sekitar lokasi juga sudah dipasang papan peringatan untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan itu.
Untuk prosedur penanganan, dia mengaku sudah membuat laporan resmi ke BPBD dan DPU Gunungkidul. Gunawan pun berharap agar tebing yang rawan longsor bisa segera diatasi. “Rekahan batu yang timbul sudah lebar, jadi harus segera diambil tindakan agar tidak menimbulkan ancaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp18,75 miliar untuk membangun lima Kampung Nelayan Merah Putih di Gunungkidul. Simak lokasi dan rincian anggarannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.