PILKADA JOGJA : Mantan Wawali Jogja Ogah Dicalonkan Lagi

Ilustrasi pemberian suara pemilihan umum (JIBI/Solopos/Antara - Dok.)
28 Februari 2016 19:19 WIB Jogja Share :

Pilkada Jogja akan digelar tahun depan

Harianjogja.com, JOGJA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DIY Syukri Fadholi enggan dicalonkan sebagai calon Walikota Jogja. Mantan wakil walikota Jogja periode 2001-2006 ini menilai saat ini saatnya Jogja dipimpin generasi muda.

Ditemui di kantor DPW PPP Jumat (26/2/2016), Syukri mengatakan sudah saatnya dirinya undur diri dari bursa pencalonan walikota dan meMberi kesempatan kepada generasi yang lebih muda. Menurutnya pemimpin dari generasi yang lebih muda menawarkan potensi kepemimpinan yang lebih mumpuni dan dinamis.

“Saya sendiri sudah tua, sudah seharusnya Walikota Jogja nanti dari kalangan anak muda,” ungkap dia.

Selain muda, Syukri mengatakan pihaknya memiliki kriteria lain untuk mengusung calon Walikota, yaitu memiliki komitmen pengabdiaan kepada rakyat serta bersedia membangun Jogja. Selain itu mereka juga menginginkan calon pemimpin yang religius dan berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Penekanan itu imbuh Syukri didasarkan pada penilaian mereka terhadap kinerja pemimpin kota Jogja selama ini. Sejauh ini, pemkot Jogja dinilai cenderung berpihak pada masyarakat dari kalangan ekonomi atas. Buktinya, banyaknya hotel-hotel berbintang berdiri di masa kepemimpinan mereka.

Selain itu Syukri menganggap semakin banyak perilaku warga Jogja yang bertentangan dengan norma dan etika yang tak sesuai dengan nilai yang berlaku di DIY dan Indonesia.