Viral Pocong Jadi-jadian di Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.
Ratusan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar demonstasi di depan kantor Kementerian Hukum dan HAM DIY, Jalan Gedong Kuning, Senin (29/2/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Demo di Jogja digelar ratusan simpatisan PPP mendesak Menukmham Yasonna Laoly mundur dari jabatannya
Harianjogja.com, JOGJA -- Ratusan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memenuhi jalan Gedong Kuning Senin (29/2/2016). Mereka menggelar demonstasi di depan kantor Kementerian Hukum dan HAM DIY untuk mendesak Menkumham Yasonna Laoly mundur dari jabatannya.
Pernyataan itu disampaikan Ketua DPC PPP Kota Jogja Fachrudin. Dalam orasinya, Fachrudin menilai keputusan Kemenkumham untuk memperpanjang masa kepengurusan DPP PPP berdasarkan Muktamar Bandung masa bakti 2011-2015 sebagai tindakan yang melangkahi Mahkamah Agung.
Padahal sebelumnya MA sudah menetapkan kepengurusan hasil Muktamar Jakarta sebagai kepengurusan yang sah. Berdasarkan jenjang, kedudukan MA setara dengan Presiden sehingga tak semestinya seorang pembantu presiden seenaknya membatalkan apa yang sudah ditetapkan MA.
“Karenanya kami menuntut Menkumham mundur dari jabatannya karena sudah melecehkan MA dengan keputusan ini,” kata Fachruddin.
Orasi itu disambut dengan pekik takbir ratusan kader PPP yang sudah mulai berdatangan sejak pukul 11.30. Mereka sudah mulai berkumpul di Ngabean sejak pukul 10.00 dan menujuk lokasi unjuk rasa dengan konvoi sepeda motor.
Tak hanya berasal dari sekitar kota Jogja saja, beberapa massa bahkan datang dari luar daerah seperti Solo dan Klaten. Aparat kepolisian dari jaajaran Polresta Jogja terpaksa menerjunkan puluhan personil gabungan termasuk puluhan polisi anti huru-hara untuk memastikan demonstrasi berjalan aman.
Unjuk rasa yang dilakukan berdampak pada penutupan jalan Gedong kuning. Beberapa warga yang sudah melintas pun terpaksa balik arah dan mencari jalan lain karena massa sudah memenuhi seluruh badan jalan.
Setelah sekitar dua jam menyampaikan orasi, perwakilan massa akhirnya diterima audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY Pramono. Dalam audiensi itu Pramono menerima dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan demonstran. Namun dia mengaku tak bisa berbuat banyak saat ini karena SK itu adalah kewenangan Menteri.
“Kami hanya mengikuti dan menjalankan perintah atasan,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jadwal lengkap Piala Dunia 2026 dikonversi ke waktu WIB. Simak jam tayang fase grup hingga final format baru 48 tim di AS, Meksiko, & Kanada di sini.
Pixar resmi bantah rumor Taylor Swift isi soundtrack Toy Story 5. Sutradara Andrew Stanton konfirmasi versi final lagu penutup bukan karya Swift.
AC Milan dikabarkan mengincar Matthias Jaissle sebagai pelatih baru usai perombakan besar klub. Nama Ralf Rangnick juga dikaitkan dengan proyek Rossoneri.
Hasil practice MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Fabio Di Giannantonio raih waktu tercepat di sesi penuh drama yang diwarnai dua kali red flag.