Advertisement
PENATAAN PINDUL : Spanduk Penunjuk Arah Disita, Joki Geruduk Kantor Satpol PP
Advertisement
Penataan Pindul dimulai dengan penertiban spanduk dan banner tak berizin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Belasan joki Pindul yang seringkali ngetem di Perempatan Gading, Desa Gading, Kecamatan Playen menggruduk ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul, Rabu (6/4/2016). Kedatangan mereka selain mengklarifikasi penertiban spanduk dan banner petunjuk ke Gua Pindul, juga meminta solusi agar usahanya tersebut bisa dilegalkan.
Advertisement
Salah seorang perwakilan joki Pindul, Giman mengatakan, paskapenertiban yang dilakukan petugas terhadap banner atau spanduk penunjuk arah ke objek membuat pengahasilan jadi berkurang. Dia mengaku sejak Senin (4/4/2016) tidak mendapatkan penghasilan karena tidak ada wisatawan yang menggunakan jasa mereka.
Menurut Giman, kedatangan ke kantor Satpol PP untuk meminta kejelasan terkait dengan nasib mereka. Terlebih lagi baner atau spanduk yang dipasang tidak membohongi wisatawan, karena sesuai dengan arah ke obyek wisata di Gua Pindul.
“Dari keterangan Pak Kasatpol PP [Agus Hartadi] spanduk kami ditertibkan karena tidak berizin,” kata Giman kepada wartawan, Rabu (6/4/2016).
Menurut Giman, keterangan dari kasatpol PP itu dapat diterima oleh seluruh joki yang hadir. Bahkan kelompok ini siap membuat paguyuban secara resmi dan melakukan pengurusan izin terhadap spanduk-spanduk yang dimiliki.
“Kami siap mengurus sehingga usaha kami ini tidak dianggap illegal,” kata Giman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dalam Sepekan Sulawesi Utara Diguncang Puluhan Gempa, Ini Polanya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
- Puskesmas Tak Mampu, Damkar Lepas Cincin Bocah di Kulonprogo
- Cegah Gagal Panen, Bantul Perkuat Irigasi dengan 5.000 Pompa
- THR Gunungkidul Aman, Tak Ada Aduan Masuk hingga Posko Ditutup
- Leptospirosis Gunungkidul Makan Korban, Petani Diminta Hati-hati
Advertisement
Advertisement




