Kali Kuning Sleman Diperkuat, Tebing Rawan Erosi Diperbaiki
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Foto ilustrasi pencurian sepeda motor. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus motor hilang saat dititipkan di wilayah Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogja terungkap mengejutkan setelah pelaku diketahui merupakan warga yang tinggal di lingkungan sekitar korban.
Pelaku berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Mantrijeron pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di rumahnya di kawasan Dukuh, di Gedongkiwo, Mantrijeron. Sepeda motor milik korban ditemukan masih tersimpan di lokasi tersebut.
Kapolsek Mantrijeron, AKP Mujiyanto, menjelaskan kasus ini bermula saat korban Bernadius (27), warga di Jember, Jawa Timur, menitipkan sepeda motor kepada rekannya ketika pulang kampung saat libur Idulfitri.
Motor tersebut sempat dipinjam oleh saksi dan dikembalikan ke studio pada malam hari. Namun, saat korban hendak menggunakannya pada siang hari berikutnya, kendaraan itu sudah tidak berada di tempat semula.
Peristiwa pencurian terjadi di Kantor Studio Vicam Rentyk di Jalan Empu Walmiki, di Gedongkiwo, Mantrijeron, pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan. Dari hasil penelusuran, pelaku berhasil diidentifikasi dan diketahui masih berada di wilayah yang sama dengan lokasi kejadian.
Pelaku kemudian diamankan tanpa perlawanan di rumahnya. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra milik korban.
“Pelaku saat ini sudah kami lakukan proses penyidikan dan penahanan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan selalu menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan, meskipun di lingkungan yang dirasa aman atau saat dititipkan kepada rekan,” ujar AKP Mujiyanto.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolsek Mantrijeron. Polisi masih mendalami motif pelaku serta kemungkinan keterlibatan dalam kasus serupa di lokasi lain.
Kasus ini menjadi perhatian karena pelaku berasal dari lingkungan sekitar, sehingga masyarakat diimbau lebih waspada meskipun berada di kawasan yang dianggap aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
BPK menyoroti ketidakjelasan status kelembagaan SKK Migas yang dinilai berdampak pada tata kelola dan ketahanan energi nasional.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.
Pengusaha logistik menyoroti fleksibilitas outsourcing dan PKWT dalam UU Ketenagakerjaan agar sesuai karakter industri yang dinamis.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.