6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Nelayan pantai selatan di kawasan Depok disarankan memiliki nilai tambah dari hasil tangkapannya
Harianjogja.com, BANTUL- Pemberdayaan nelayan di wilayah Depok hingga saat ini dinilai sudah maju, pasalnya kesejahteraan nelayan di Depok jika dibandingkan dengan nelayan di wilayah lain sudah jauh lebih berkembang.
Hanya saja kemajuan pemberdayaan nelayan tersebut masih belum diimbangi dengan nilai tambah dari para nelayan itu sendiri.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan meskipun terbilang baru, nelayan di Depok sudah mulai mengenyam hasilnya.
“Hanya saja mereka masih perlu meningkatkan nilai tambah para nelayan itu sendiri, hal demikian dilakukan untuk semakin meningkatkan kesejahteraan para nelayan,” paparnya, Jumat (15/4/2016).
Nilai tambah dari para nelayan di Depok menurut GKR Hemas, bisa dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan berbagai potensi yang ada di sekitar Depok
“Pendidikan bagi nelayan dan generasinya sangatlah penting hal tersebut harus dilakukan untuk memajukan berbagai potensi yang ada wilayah ini seperti contohnya untuk budidaya pembuatan garam laut,” ujarnya.
Sementara itu menurut Lurah Desa Parangtritis Topo, memang untuk saat ini kesejahteraan nelayan di Depok masih tidak menemui permasalahan yang besar.
“Hasil laut terbilang masih stabil, melihat untuk saat ini jumlah nelayan yang ada di Depok jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Topo.
Menurutnya dalam menanggapi usulan untuk meningkatkan nilai tambah bagi para nelayan, ia memang menyetujuinya. Namun berdasarkan pengaaman lalu sektor nilai tambah yang nilai ekonominya tidak begitu besar untuk dikembangkan di wilayah Depok masih susah
“Sebenarnya untuk pemberdayaan petani garam sudah dua kali pernah dilakukan, para nelayan juga sudah bisa membuat garam, selain alat untuk produksi yang mudah dan garam yang dihasilkan pun juga terbilang bagus," katanya.
Namun, hasil dari produksi garam masih belum banyak sehingga para nelayan masih belum ada minat untuk mengembangkan sektor tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.