Advertisement
PKL Pasar Kembang Tolak Penggusuran, Ini Alasannya
Advertisement
PKL Pasar Kembang rencana akan direlokasi.
Harianjogja.com, JOGJA -- Pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Pasar Kembang (Sarkem) menolak rencana penggusuran yang dilakukan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Juli mendatang. Mereka menyatakan akan tetap bertahan karena sudah puluhan tahun menempati lahan dan rutin membayar retribusi kepada Pemerintah Kota Jogja.
Advertisement
“Kami menolak penggusuran, karena pedagang di Jalan pasar Kembang sudah ada sejak tahun 1960-an dan ditempati secara turun menurun,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Jalan Pasar Kembang, Rudi Tri Purnama saat ditemui di kiosnya, Senin (30/5/2016).
Rudi mengatakan ada 85 PKL di Pasar Kembang yang sudah diakui oleh Dinas Pengeloaan Pasar, Pemerintah Kota Jogja dengan mengantongi Kartu Bukti Pedagang (KBP). Bahkan selama ini diakuinya para PKL rutin membayar retribusi kepada Pemerintah Kota Jogja dengan besaran Rp2.400-Rp5.400 per kios per hari, belum termasuk biaya kebersihan.
Pihaknya mengaku kaget saat mendapat undangan sosialisasi penataan dari PT.KAI pada 26 Mei lalu. Dalam sosialisasi tersebut, kata Rudi, PKL diminta untuk mengosongkan lahan paling lambat akhir Juli. Pemilik kios jamu tradisional ini mengungkapkan, yang lebih menyakitkan pihak PT.KAI tidak akan memberikan ganti rugi atas rencana penggusuran tersebut.
“Kami tak diberi solusi apapun. Intinya kami disuruh pindah tanpa ada sosialisasi dan jaminan relokasi lahan baru. Kami hanya dijanjikan dibantu angkutan untuk memindahkan barang,” ujar Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jalur Pantura Situbondo Banyak Lubang, Polisi Imbau Hati-Hati
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisata Bantul Naik Jelang Imlek, Pantai Jadi Magnet
- Warga Rejowinangun Jogja Dilatih Daur Ulang Sampah Jadi Kerajinan
- Antisipasi Padusan, SAR Siapkan 100 Personel di Pantai Parangtritis
- Bentrokan Remaja di Canden Bantul, Polisi Amankan 10 Orang
- Fenomena Swasensor Meluas, Akademisi UII Soroti Ancaman Ekspresi
Advertisement
Advertisement



