Kebutuhan Nangka Gudeg DIY 9 Ton, Gunungkidul Tingkatkan Budidaya
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah
Gelombang tinggi tampak bergulung-gulung di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Minggu (24/8/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Gelombang tinggi pantai selatan masih harus diwaspadai
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kondisi wilayah pesisir Gunungkidul sudah mulai berangsur-angsur normal. Namun hal itu tak menjamin warga luput dari ancaman. Pasalnya diprediksi gelombang tinggi masih mungkin terjadi.
Bahkan berdasarkan data yang diperoleh SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, ancaman gelombang ini akan lebih tinggi ketimbang yang terjadi pada Selasa (24/5/2016) lalu. Saat itu, tinggi gelombang mencapai 14 feet, sedangkan pada Senin (30/5/2016) tingginya diprediksi mencapai 16 feet.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, meski masih sebatas prakiraan, namun jika menilik pengalaman yang sudah-sudah, prediksi itu banyak tepatnya.
Menurut dia, para petugas SAR juga sudah memberikan imbauan kepada nelayan, pedagang atau pun pengunjung di wilayah pantai.
Harapannya imbauan ini bisa ditepati, sehingga dampaknya bisa diminimalisir. “Sudah sejak dua hari lalu kami terus memberikan imbauan akan bahaya itu,” kata Marjono, Sabtu (28/5/2016).
Untuk kisaran ombak yang datang, ia belum bisa memastikan. Pasalnya dari data yang jadi rujukan hanya menunjukan ketinggian. Sedang untuk dampaknya tergantung dengan pasang surutnya air laut.
“Kalau saat pasang, mungkin peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu [Selasa, 24/5] bisa terjadi lagi, tapi kalau sedang surut mungkin dampaknya tidak begitu terasa,” ujarnya.
Dia menambahkan, para nelayan di Pantai Baron sudah mulai mengantisipasi adanya peningkatan tinggi gelombang. Hal ini terlihat dengan dinaikannya kapal-kapal ke tempat yang lebih tinggi. “Sejak kemarin [Jumat 27/5/2016] kapal-kapal sudah dipinggirkan menjauh dari laut,” ujarnya.
Tanda-tanda adanya kenaikan gelombang sudah terlihat sejak Jumat kemarin. Adapun ketinggiannya sekitar 11,5 feet, meski tingginya masih di bawah gelombang yang terjadi pada Selasa lalu (14 feet), namun hal itu sempat membuat nelayan khawatir.
Kendati demikian, hingga Sabtu siang kondisi sudah kembali normal. “Apapun itu, saya tetap meminta kepada nelayan atau pengunjung untuk tetap waspada,” kata Marjono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah
Martin Sherif didenda £5.000 setelah mengakui terlibat dalam 61 taruhan sepak bola selama 15 bulan.
Cari acara di Jogja pada 9 Oktober 2026? Ada Pesta Cerita, Youth Screen, Expo UMKM Mulyodadi, hingga konser amal di Gunungkidul.
Tanggal 9 Oktober 2026 memperingati Hari Pos Sedunia, Hari Hangul Korea Selatan, dan Hari Kemerdekaan Uganda. Simak sejarahnya.
Prakiraan cuaca DIY Jumat 9 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu Jogja mencapai 33°C, sementara gelombang laut selatan perlu diwaspadai.
DPRD Kulonprogo mendorong Perumda Aneka Usaha terus berinovasi agar pengelolaan bisnis semakin berkembang dan kontribusi PAD meningkat.