Kendala Gawai dan Jaringan Hambat Aktivasi IKD di Gunungkidul
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Petani membajak lahan pertanian yang akan ditanami padi di persawahan kawasan Winongo, Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (17/11/2015). Memasuki musim penghujan, sebagian besar petani setempat mulai menyiapkan lahan pertanian untuk kembali ditanami padi setelah sebelumnya mengalami kesulitan air untuk irigasi akibat musim kemarau 2015 yang berkepanjangan akibat fenomena El Nino. (JIBI/Solopos/Antara/Fikri Yusuf)
Pemekaran desa diharapkan oleh Pemerintah Desa Pacarejo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Desa Pacarejo, Semanu Gunungkidul memiliki wacana untuk memekarkan wilayahnya. Luas wilayah menjadi pertimbangan tersendiri untuk pemekaran. Namun keputusan untuk jadi tidaknya sangat bergantung dari persetujuan dari masyarakat dan kajian ilmiah tentang upaya tersebut.
Kepala Desa Pacarejo, Semanu Suhadi mengatakan, wilayahnya merupakan desa terluas di Gunungkidul, karena terdiri dari 28 dusun. Oleh karennya dia memiliki mimpi agar desanya bisa dimekarkan. Meski masih sebatas wacana, ia berharap upaya tersebut bisa dilakukan.
Untuk mewujudkan mimpi ini, dia mengaku masih butuh proses panjang. Langkah awal, harus ada kajian tentang rencana ini. Kajian dilakukan sebagai upaya untuk mendukung wacana pemekaran. Sementara itu, kebijakan tersebut juga tidak bisa diambil dengan gegabah, karena pada prosesnya harus mendapatkan persetujuan dari mayoritas warga.
Jika hal tersebut tidak mendapat persetujuan, maka mimpi tersebut tidak pernah akan direalisasikan. Ia mengakui, untuk kebijakan pemekaran masih sebatas ide dan belum disosialisasikan atau dikoordinasikan dengan Bagian Administrasi Pemerintahan Desa.
“Masih sebatas mimpi saja, tapi kami berharap bisa dipecah sehingga pelayanan ke masyarakat bisa lebih maksimal,” kata Suhadi kepada wartawan, Selasa (30/5/2016).
Dia menjelaskan, guna mendukung upaya mewujudkan pemekaran di langkah awal, pemdes berusaha melakukan penertiban administrasi dan profil desa serta pembenahan terhadap aset yang dimiliki.
Menurut Suhadi, dua langkah ini memegang peranan penting sehingga nantinya saat pemekaran dilakukan bisa lebih mudah. “Semua perlu ditata terlebih dahulu sehingga kita bisa benar-benar siap saat mimpi itu akan diwujudkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Disdikpora Kulonprogo memastikan MPLS 2026 berlangsung ramah, aman, dan bebas perpeloncoan. Sekolah juga dapat menghadirkan KPU untuk memberikan pendidikan.
Cari mobil Eropa bekas di bawah Rp100 juta? Peugeot 207, Peugeot 308, BMW E46, dan Mercedes-Benz W203 bisa menjadi pilihan dengan konsumsi BBM yang masih cukup
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026: rekor sempurna Les Bleus diuji sprint terbanyak Singa Atlas. Laga pembuka sengit di Boston.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemimpin yang berbohong kepada rakyat adalah pemimpin yang berdosa dan mengkhianati negara.