Advertisement
RAZIA SLEMAN : Ramadan Salon - Spa Diminta Tutup, Akan Taatkah?
Advertisement
Razia Sleman digelar jelang Ramadan.
Harianjogja.com, SLEMAN- Penemuan penyalahgunaan perizinan dan belasan alat kontrasepsi di tiga lokasi salon dan spa diharapkan dapat menjadi pelajaran. lokasi. Pelaku jasa tersebut diimbau keren
Advertisement
Kapolsek Kalasan Kompol Heli Wijayanto menegaskan, pihaknya berharap agar aktivitas spa dan salon selama Ramadan ditutup. Pasalnya, tempat-tempat tersebut rentan dengan aktivitas prostitusi terselubung.
"Kami sudah memberikan peringatan kepada 15 salon dan spa agar praktek di lapangan sesuai perizinannya. Ini penting ditaati untuk menghindari konflik sosial dan terjadinya aksi sweeping dari masyarakat," katanya.
Pengelola Eveline Spa di jalan Jogja-Solo, Sugiyantoro alias Bintaro mengaku akan mentaati aturan yang berlaku. Dia mengaku mempekerjakan lima karyawan di spa tersebut. Salah satu terapisnya, ternyata membawa lima alat kontrasepsi.
"Selama awal Ramadan kami tutup seminggu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polres Cimahi Selidiki Kasus Kematian Siswa SMP di Bandung Barat
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Usulkan Varietas Sibrol Sembada ke Kementan
- SIM Keliling Gunungkidul 14 Februari 2026, Perpanjang SIM Lebih Mudah
- SIM Keliling Sleman 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Praktis
- COMMUNICATED Perkuat Kader TATAK Dampingi Pasien Kanker Payudara
- SIM Keliling Jogja 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Mudah
Advertisement
Advertisement



